5 Kesalahan dalam Perencanaan Dana Pendidikan Anak







Harga Handphone, Harga Blackberry, Harga Laptop, Harga Mobil, Harga Motor

DAPATKAN BUKU GRATIS DARI BUKUKITA.COM, CARANYA KLIK DISINI!!!

Anda ingin buah hati dapat sekolah setinggi-tingginya, bukan? Maka mulailah bijak mengatur dana pendidikan anak sejak sekarang.

Dapat membiayai sekolah dan kuliah anak dengan lancar tentu impian semua orangtua. Agar impian ini tercapai, orang tua dituntut untuk pandai-pandai dalam mengatur keuangan rumah tangga.

Anda mungkin sudah menyisihkan sebagian penghasilan bulanan untuk ditabung guna membiayai pendidikan anak. Namun sudah benarkah pilihan tabungan atau produk investasi Anda?

Terkadang karena bujukan sales bank dan juga minimnya pengetahuan mengenai produk tabungan pendidikan, banyak orang tua yang kecewa dengan produk tabungan pendidikan yang sudah terlanjur diambil.

Umumnya ada lima kesalahan yang biasa dilakukan para orangtua saat memutuskan produk tabungan pendidikan. Nah, Anda yang ingin mulai merencanakan pembiayaan pendidikan bagi putra-putri Anda agar tidak membuat kesalahan yang sama.

Kekurangtahuan
Di Indonesia tingkat pengetahuan masyarakat mengenai beragam produk investasi memang masih rendah, begitu pula dengan tingkat investasi masyarakat.

Seperti produk Reksadana yang semakin banyak, namun peminatnya masih sangat terbatas. Padahal ada banyak jenis produk investasi yang dapat digunakan sebagai alat menginvestasikan dana agar dapat digunakan untuk membiayai pendidikan anak kelak.

Kenaikan harga beberapa komoditas juga penting diketahui para orang tua karena dapat mempengaruhi investasi yang diambil.

Tidak konsisten menabung
Agar dana pendidikan bagi Anak kelak dapat bertambah jumlahnya sesuai yang direncanakan, maka orang tua harus memiliki kebiasaan menyisihkan sebagian penghasilan bulanan untuk ditabung yang konsisten.

Jangan sampai tabungan pendidikan anak terhenti di tengah jalan hingga jumlahnya tidak sesuai rencana yang sudah ditentukan di awal Anda membuka tabungan. Bahkan ada pula orang tua yang mengambil dana tabungan ini di tengah jalan untuk keperluan lain.

Salah perhitungan
Anda tentu tahu kalau tingkat harga berbagai kebutuhan hidup selalu naik setiap tahunnya. Begitu pula dengan biaya pendidikan. Orangtua seringkali berpikir jika biaya sekolah dan kuliah di saat putra-putrinya di masa depan akan tetap sama.

Padahal biaya kuliah di perguruan tinggi dalam negeri saat ini sudah meningkat lebih tinggi dari inflasi dan menyamai biaya kuliah di kampus-kampus negara tetangga.

Tidak memiliki asuransi
Dana pendidikan anak seluruhnya bergantung pada kemampuan keuangan orang tua. Artinya bila orang tua berhenti bekerja atau meninggal dunia maka sumber dana untuk ditabung juga akan terputus.

Karena kita tidak mampu meramalkan apa yang akan terjadi di masa depan, maka untuk amannya orangtua sebaiknya memiliki asuransi jiwa, agar tabungan pendidikan anak dapat terus berjalan.

Salah memilih nilai return
Kesalahan lain yang sering dilakukan para orang tua adalah dengan mengambil produk investasi dengan nilai return lebih kecil dari kenaikan biaya pendidikan.

Seperti disebutkan diatas, orang tua salah mengira jika biaya sekolah dan kuliah hanya akab meningkat sedikit saja. Jika tidak ingin salah memilih produk investasi, Anda harus mengumpulkan informasi dari media mengenai kenaikan biaya pendidikan tiap tahun.

Lalu pilih produk investasi yang nilai return-nya tidak lebih rendah dari tingkat kenaikan ini.

 

 

 

 

Bagaimana Ramalan Harian, Ramalan Zodiak Harian, Ramalan Mingguan, Zodiak Mingguan, Ramalan Zodiak Mingguan Anda?

Cek Harga HANDPHONE, MOTOR dan Harga Lainnya di www.harganya.com!

Facebook

Twitter