Akibat Tekanan Kerja Berbahaya!







Harga Handphone, Harga Blackberry, Harga Laptop, Harga Mobil, Harga Motor

DAPATKAN BUKU GRATIS DARI BUKUKITA.COM, CARANYA KLIK DISINI!!!

Sehubungan dengan menghebatnya persaingan berbagai sektor usaha dan sulitnya mencari pekerjaan telah menjadi kenyataan yang tak dapat disangkal. Walau pun mempunyai pekerjaan, di dalam masyarakat yang berkembang cepat dewasa ini, setiap orang sewaktu-waktu menghadapi ancaman ‘ kena PHK’.

Ada orang menunjukkan bahwa hampir separuh dari kelompok orang yang mempunyai pekerjaan merasa tidak gembira dalam pekerjaan sehari-hari, 90 persen orang bergerak dalam pekerjaan yang tidak besar hubungannya dengan sasaran kehidupan dengan mengauskan waktu dan energi dalam jumlah besar. Tekanan maha besar yang tak kelihatan sedang menghantui kelompok kerah putih di kota. Berdasarkan pemeriksaan, 85 persen kerah putih berpendapat sendirinya kekurangan perasaan keamanan jabatan, khawatir menganggur, pekerjaan tidak stabil, kekurangan perasaan pemilikan, dan menyatakan kerisauan terhadap kegagalan yang mungkin muncul.

Tekanan kehidupan.
Umum tidak dapat tidak menghadapi masalah kekurangan tempat tinggal, polusi lingkungan, macetnya lalu lintas, menghidupkan dan membesarkan anaknya, merawat orang tua, membayar asuransi pengobatan dan permasalah lainnya. Irama cepat, variable kehidupan mendatangkan banyak unsur ketidak stabilan terhadap percintaan, pernikahan dan keluarga, sehingga terjadi kesempatan bertambahnya kekandasan perasaan. Sehubungan dengan terdapatnya berbagai konflik kepentingan, hubungan antarmanusia berubah semakin rumit, pertukaran perasaan semakin berkurang. Biarpun mengalami kesulitan dan kekandasan juga tidak dapat menemukan tempat untuk melampiaskan isi hatinya.

Tekanan merupakan akhir kehidupan bahagia.
Banyak orang yang mengeluh, kondisi material membaik, tapi sulit merasa gembira. Pakar psikologis berpendapat, ini diakibatkan karena dalam masyarakat modern yang persaingannya semakin sengit, tekanan psikologis setiap orang terlalu besar, dan terbatasnya daya tahan psikologisnya.

Tekanan yang tak kelihatan dapat menimbulkan banyak dampak yang tidak baik di bidang fisiologi dan psikologis. Gejala fisiologi terutama termanifestasi pening, letih, insomnia, salah cerna, ruas tulang leher sakit atau boyok sakit. Gejala psikologis terutama termanifestasi tegang, gelisah, marah, pasif, pesimis, bersikap pasif dan sinis, dan kurang konsentrasi perhatiannya. Yang lebih serius termanifestasi gejala depresi, suka mengasingkan diri dan aneh, putus asa bahkan ingin bunuh diri. Walau pun tekanan psikologis merupakan semacam bentuk alami yang dilahirkan pada zaman peradaan sosial, tapi menumpuk dari hari ke hari juga mengakibatkan semacam gangguan tertentu atau ketidak seimbangan fungsi fisiologi dan mempengaruhi kesehatan fisik dan mental.
Tak lama berselang, suatu hasil riset selama 10 tahun terhadap 700 ribu orang, unsur infark otak dan pendarahan otak menimbulkan stroke, tingkat berjangkitnya di kalangan pria dan wanita pada kelompok usia 35 tahun masing-masing 136 persen dan 220 persen. Penyakit jantung koroner, tingkat kejangkitan di kalangan pria pada kelompok usia 45-49 tahun bertambah 50 persen, sedangkan tingkat kejangkitan di kalangan wanita pada kelompok usia 55- 59 tahun bertambah 32 persen. Sementara itu, masalah psikologis dan kesehatan semakin menonjol, usia mengidapnya penyakit jantung menurun sampai usia 30 tahun.
Tekanan juga merupakan bahan bakar kehidupan orang.
Banyak orang berpendapat, tekanan merupakan negatif dan mempunyai sifat mencelakakan. Sebenarnya, kalau menganggap tekanan sebagai positif, maka, dapat dianggap sebagai ‘ hormon’ dalam kehidupan yang mendorong mendewasanya orang. Kalau dianggap sebagai pasif, akan menjadi ‘musuh’ orang yang memungkinkan sedirinya sesak napas.

Pakar memperingatkan, jangan menganggap tekanan hanya pengaruh yang tidak baik, hendaknya banyak mengeksploitasi unsur tekanan yang menguntungkan. Terdapat tekanan yang layak bukannya hal yang buruk, kalau dapat dengan baik menyesuaikan tekanan dan mengalihkan menjadi tenaga gerak, tidak saja dapat mengurangi berjangkitnya penyakit, sehingga penghidupannya sendiri lebih nyaman dan lebih berarti, tapi juga dapat mendorong kami menantang kemampuannya sendiri dan membangkitkan daya potensialnya.
Menyesuaikan tekanan menurut hukum.
Meskipun tidak dapat menghindarkan tekanan, maka harus belajar hidup berdampingan dengan tekanan, dan belajar menyesuaikan keseimbangan psikologis. Dan bagaimana meredakan tekanan pekerjaan, memelihara sikap kehidupan yang baik dan mendorong kesehatan fisik dan mental ?
1. Tidak mengejar nama dan kepentingan, tidak perlu merumuskan target yang terlalu tinggi bagi dirinya sendiri.
Riset kedokteran menunjukkan, sebab fundamental orang yang mempunyai karakter A mengidap penyakit jantung adalah watak khusus pasif mereka, yaitu keinginan yang terlalu tinggi tidak dapat direalisasi, umumnya mempunyai rasa permusuhan terhadap orang di sekitarnya dan pesimis dan kecewa terhadap masa depan, kesemua itu baru unsur yang paling berbahaya. Seseorang merasa gembira bukannya dia memiliki banyak barang, tapi kurang memperhitungkan. Melepaskan bukannya tentu kehilangan, tapi adalah semacam pemilikan yang lebih luas.
2. Melonggarkan perasaan hati dan memelihara sikap yang optimistik.
Riset psikologi modern menemukan, ketika perasaan hati seseorang merasa gembira, seluruh metabolisme akan membaik. Jengkel, gelisah, dengki, gelisah dan sedih merupakan katalisator yang menimbulkan tekanan. Maka, harus sering memelihara perasaan hati yang gembira, memupuk watak teguh, optimis, lapang dada, humour, mempunyai hobi dan interes yang luas, dan senantiasa memelihara sikap penghidupan yang positif. Sementara perlu meningkatkan latihan tekad, ketabahan dan ketegasan, memupuk semangat yang tidak gentar terhadap yang kuat, dan terus meningkatkan daya tahan terhadap tekanan.
3. Mengalihkan dan membebaskan secara layak tekanan.
Menghadapi tekanan, mengalihkan merupakan semacam cara yang paling baik. Tekanan terlalu berat yang sangat membebani, harus dibiarkan dan jangan diingat, mengalihkan daya konsentrasi ke urusan yang gembira dan santai. Setelah sikap disesuaikan sampai ramah, kalau sudah teguh mana takut segala tekanan dihadapanmu.
4. Pemaduan kerja dan istirahat, upayakan interes di luar pekerjaan.
Berwisata ke luar dalam jangka pendek, naik ke atas gunung menghirup udara segar, kegiatan tersebut dapat memperluas medan penglihatan dan menambah vitalitas semangat. Mendengarkan musik, menari, menyanyi, ngobrol dengan orang lain dan berbelanja juga merupakan cara efektif dan obat manjur untuk menghilangkan letih dan tegang.
5. Pakar psikologis melalui riset pelacakan menunjukkan, seseorang yang kaya pemikiran elastik, umumnya dapat dengan kepala dingin mengantisipasi berbagai macam perubahan dalam rangka menciptakan suatu kelangsungan hidup yang positif, teratur, lega dan harmonis.

http://www.gajimu.com/main/news/berita-kerja/akibat-tekanan-kerja-berbahaya-2

Bagaimana Ramalan Harian, Ramalan Zodiak Harian, Ramalan Mingguan, Zodiak Mingguan, Ramalan Zodiak Mingguan Anda?

Cek Harga HANDPHONE, MOTOR dan Harga Lainnya di www.harganya.com!

Facebook

Twitter