Apa sih arti proteksi Orang Tua terhadap putrinya







Harga Handphone, Harga Blackberry, Harga Laptop, Harga Mobil, Harga Motor

DAPATKAN BUKU GRATIS DARI BUKUKITA.COM, CARANYA KLIK DISINI!!!

Sebelumnya saya mengucapkan maaf kepada semua Orang tua yang kiranya merasa tidak berkenan dengan tulisan saya ini. Saya menulis dengan beberapa alasan yang kuat sehingga niat saya untuk menulis ini sangat kuat. Diantaranya adalah rasa sebuah ketidakwajaran terhadap perilaku para Orang tua terhadap putrinya atau putranya sekalipun.

Inti dari semua tulisan ini hanya sekedar mencari jawaban terhadap semua alasan yang para orang tua lakukan.

Pertama

Dalam kasus ini saya masih menganggap wajar terhadap perilaku mereka. Mungkin hal ini juga menimpa diri saya waktu kecil bahkan semua anak-anak lain. Jangan main keluar rumah, nggak boleh nonton tv jam segini, jangan banyak main, harus tidur siang dan lain-lain. Ada lagi contoh yang membuat saya terheran-heran. Kasus yang pernah diangkat oleh media televisi mengenai seorang putri menderita Kanker Otak karena perilaku yang diperbuat oleh orang tuanya.

Seperti halnya orang tua lain sepertinya, putri itu harus selalu rajin belajar dan selalu menurut terhadap semua apa yang orang tua kehendaki. Putri tersebut harus belajar minimal 12 jam dan harus selalu mendapatkan nilai 100. Fikiran dan jiwa dia tertekan oleh semua itu. Tujuan orang tua adalah bagus yakni mereka tidak mau putrinya gagal dalam belajar seperti kedua orang tuanya. Namun mereka tidak pernah sadar, putri itu punya masa, putri itu punya waktu dan harus putri lalui dengan wajar dan natural.

Suatu saat putri itu stress dan puncaknya dia divonis oleh dokter menderita kanker otak stadium 4. Siapa yang harus disalahkan, atau hanya sekedar bilang bahwa “itu memang takdir dari Tuhan”. Kenapa Tuhan yang disalahkan?

Kedua

Seorang remaja tentunya melalui masa yang disebut puber, yakni masa dimana mencari jati diri, ingin mengenal dan dekat dengan lawan jenis dan lain sebagainya. Biasanya yang kita jumpai adalah proteksi yang berlebihan terhadap para putri. Memang proteksi ini beralasan dan kiranya sebuah tindakan yang mungkin tidak berkenan bagi sebagian besar para putri.

Namun sisi mana yang bisa dianggap positif. Bukankah banyak kasus yang tergolong kenakalan remaja. Apa sih yang mendasari perbuatan mereka itu. Kuncinya satu, jiwa remaja itu tidak bisa dikekang, tidak bisa dipaksa. Mereka akan melakukan apa yang dilarang untuk mereka lakukan. Mereka akan melakukan apa yang ingin mereka lakukan di luar sepengetahuan pihak yang melarang yakni orang tua.

Lantas alasan apa yang membuat orang tua masih bersi kukuh memaksakan kehendak mereka ke putri-putrinya. Bukankan menunjukkan sesuatu dan memberikan penjelasan secara terperinci dan contoh nyata itu akan lebih baik. Salah satu kasus yang mungkin bisa jadi perbandingan. Seorang putri memiliki kebiasaan tidak wajar yang mungkin disebut sebagai perokok, peminum dan sebagainya yang notabene pasti orang tuanya melarang hal itu. Alasan mereka kuat, hal pertama yang mereka lakukan adalah mencoba dan ingin tahu kenapa orang tuanya melarang dan akhirnya ketagihan.

Ketiga

Hal ini menyangkut pasangan. Berapa banyak kasus bunuh diri, hamil di luar nikah dan sebagainya yang ditempuh oleh banyak wanita. Kenapa sih masih ada sebuah perintah, Kamu tidak boleh pacaran, kamu keluar sama siapa, pilihan mama/papa jelas terbaik buat kamu. Terkadang satu pertanyaan saya “Apakah mereka semua tidak pernah muda?” atau jika memang mereka merasa pernah muda dan seperti itu juga yang mereka lalui waktu muda dulu “Apakah mereka ingin balas dendam ke putrinya?”.

Putri itu punya hati, putri itu punya fikiran, putri itu punya jiwa. Dan bukannya disetir melainkan diarahkan dan bukan divonis. Haruskah mereka menjalani sesuatu itu dengan rasa terpaksa. Kini bukan jamannya siti nurbaya atau apalah itu istilahnya.

Maaf jika tulisan saya ini kurang berkenan, saya hanya ingin tahu apa alasan para orang tua yang mungkin senada dengan yang saya ceritakan. Pasalnya banyak teman wanita saya yang terkadang berkeluh kesah demikian terhadap saya.

Terima kasih atas partisipasi comment yang diberikan.

 

Bagaimana Ramalan Harian, Ramalan Zodiak Harian, Ramalan Mingguan, Zodiak Mingguan, Ramalan Zodiak Mingguan Anda?

Cek Harga HANDPHONE, MOTOR dan Harga Lainnya di www.harganya.com!

Facebook

Twitter