Bukan pacar bukan teman biasa, jadi siapakah aku?







Harga Handphone, Harga Blackberry, Harga Laptop, Harga Mobil, Harga Motor

DAPATKAN BUKU GRATIS DARI BUKUKITA.COM, CARANYA KLIK DISINI!!!

“Nggak tau sejak kapan gw mulai dekat dengan si Mey. Gw dan dia dekat dari mulai jalan bareng,  makan bareng, curhat sampai sampai kadang dia memeluk gw waktu dia ada masalah, atau  sampai …, hmmm… sampai saat ini gw sebenernya nggak tau status gw dengan dia apaan, pacarkah tapi kami nggak pacaran, temankah tapi kayaknya ini sudah lebih dekat dari temen.  Dan satu hal yang lebih parah, dia sudah memiliki tunangan. Hmmm mungkin gw jalanin aja kali yah”

Itulah sepenggal cerita sahabat saya ketika dia curhat, kejadian itu sering terjadi  dilingkungan kita sekarang ini, dari mulai tingkat SMP, SMU, kuliah, malahan tak jarang hingga kepada yang telah menikah. Anak-anak muda kadang menamakan hal tersebut sebagai TTM, yang seperti dimaksud Teman Tapi Mesra (dipopulerkan oleh Ratu) dan malah ada yang lebih ekstrim lagi dengan menyebutnya sebagai Teman Tapi Mesum (ini fakta loh).

Kebanyakan penganut paham ini adalah para jomblo-jomblo keren (baik cewek ataupun cowok) yang merasa status pacaran itu menggangu ke-exist-an mereka dan membuat mereka susah untuk bergerak ke kiri ataupun ke kanan. Tapi, tidak juga menutup kemungkinan penganut paham TTM ini adalah orang-orang yang terpaksa karena telah menjalin hubungan pacaran atau menikah dengan orang lain dan mulai menemukan soulmate.

TTM menjadi sebuah pilihan bagi kebanyakan orang karena TTM memiliki aturan yang lebih sederhana daripada status pacaran apalagi menikah. Dimulai dari ditiadakannya rasa cemburu dalam hati, serta tidak adanya keharusan untuk melakukan absen setiap hari kepada pasangan, dan banyak aturan-aturan berpacaran lainnya yang bisa dengan mudah ditiadakan. Dan terkadang TTM tidak dibatasi oleh jumlah berapa pasangan yang diberi label TTM dalam satu waktu.

Biasanya orang yang terlibat dengan kasus TTM melakukannya tanpa sengaja dan tanpa sebuah deklarasi khusus seperti pacaran dan tanpa sebuah hari peringatan jadian. Hal yang membuat hubungan tersebut terjalin terkadang dimulai dari hal-hal kecil seperti curhat bareng, nonton bareng, chatting, sering bertemu dalam satu kantor atau event, ataupun karena seseorang merasa menemukan suatu hal yang tidak ditemukan dari pasangan resminya. Seperti dompet yang lebih tebal, ataupun kharisma yang lebih menusuk batin, dan berbagai hal-hal yang kadang kita anggap sepele dan biasa saja.

Kalo dipikirkan secara logika, TTM itu lebih banyak menyita perasaan; dimulai dari seringnya rasa cemburu menggelora tanpa dapat pengakuan tentang kecemburuan tersebut. Mendapat teror gelap dari pasangan resmi sang TTM, sampai dengan siap-siap sakit hati karena setelah pengorbanan habis-habisan kita tetap ditinggalkan tanpa tahu sebab-sebab yang jelas dan sang TTM terkasih itu hilang tanpa jejak.

TTM sebuah model relasi yang sedang berkembang saat ini dan memiliki resiko perasaan yang tinggi. Juga tidak mempunyai arah dan tujuan yang jelas. Lebih tepat disebut selingkuh bagi yang punya pasangan, dan disebut petualangan bagi para penikmat cinta, serta jalan hidup bagi para penikmat jomblo.

Bukan pacar bukan teman biasa, jadi siapakah aku?

http://www.twentea.com/2009/04/27/bukan-pacar-bukan-teman-biasa-jadi-siapakah-aku/

Bagaimana Ramalan Harian, Ramalan Zodiak Harian, Ramalan Mingguan, Zodiak Mingguan, Ramalan Zodiak Mingguan Anda?

Cek Harga HANDPHONE, MOTOR dan Harga Lainnya di www.harganya.com!

Facebook

Twitter