Cacar saat hamil apakah berbahaya?







Harga Handphone, Harga Blackberry, Harga Laptop, Harga Mobil, Harga Motor

DAPATKAN BUKU GRATIS DARI BUKUKITA.COM, CARANYA KLIK DISINI!!!

Saat ini saya hamil sekitar 3 bulan, anak kedua. Waktu usia kehamilan 4 minggu, saya demam diikuti pusing, sakit tenggorokan, dan ada benjolan sebesar kelereng di leher. Kemudian di dada keluar bintil-bintil merah sebesar jerawat berisi cairan yang lalu menyebar ke seluruh tubuh. Kata dokter, saya kena cacar air (varisela) dan diberi obat CTM, Fevrin serta Salicyl Talk.

Seminggu kemudian, setelah obat habis, saya diberi Amoxillin, Proviral, dan obat demam. Mengingat usia kandungan yang masih sangat muda, saya mengkhawatirkan dampak obat-obatan itu pada kandungan. Apalagi saya pernah dengar, beberapa bayi menjadi cacat karena ibunya menderita penyakit cacar sewaktu hamil.

Apakah penyakit cacar yang saya derita bisa mempengaruhi keadaan janin? Seberapa jauh pengaruh penyakit yang saya derita dan obat-obat yang saya makan terhadap kesehatan janin dan bagaimana cara mendeteksi keadaan janin setelah saya sembuh dari penyakit cacar?
Syafwina Aswin – Padang

Penyakit cacar air masih sering dijumpai di Indonesia, terutama pada anak-anak.Penyakit ini kadang menyerang wanita hamil. Meski umumnya cacar air ialah penyakit ringan, tapi pada wanita hamil kadang-kadang bisa menjadi lebih berat, dan dapat menyebabkan bayi lahir sebelum cukup bulan (persalinan prematur) atau tertular penyakit itu sewaktu berada di kandungan.

Secara teoritis, bila ibu hamil kurang dari 20 minggu (4 bulan 3 minggu) terkena infeksi cacar air, maka janin yang dikandungnya akan tertular dan dapat mengakibatkan kelainan. Tapi frekuensi cacat bawaan tak lebih tinggi pada bayi yang lahir dari ibu yang menderita cacar air dalam masa kehamilannya dibandingkan dengan ibu yang tak menderita cacar air.

Suatu penelitian dengan jumlah besar telah dilakukan di Jerman dan Inggris oleh Enders dkk pada 1994 yang melibatkan 1.373 wanita hamil. Enders menyimpulkan, bila infeksi terjadi setelah kehamilan 20 minggu, tak ada bukti secara klinis bahwa bayi yang dikandung ibu penderita cacar air terserang penyakit itu. Bila infeksi cacar air terjadi pada kehamilan kurang dari 13 minggu, dijumpai 0,4 persen janin terkena infeksi dari ibunya. Risiko tertular paling tinggi pada usia kehamilan 13-20 minggu, yaitu sebesar 2 persen.

Berdasarkan keterangan yang Ibu berikan, kemungkinan infeksi cacar air pada Ibu terjadi di usia kehamilan 6 minggu dan risiko tertular pada janin Ibu ialah 0,4 persen (kecil). Untuk mengetahui apakah janin Ibu tertular atau tidak, sangat sulit. Ada satu cara yang dapat dipakai untuk keperluan tersebut, tapi tindakannya invasif dan berisiko, yaitu mengambil darah janin (kordosintesis) melalui tali pusat dengan bimbingan USG. Darah itu lalu diperiksa di laboratorium untuk mencari ada-tidak imunoglobulin (tanda infeksi) atau melakukan biakan virus.

Untuk melihat keadaan fisik janin, Ibu dapat melakukan pemeriksaan USG untuk penapisan (screening) cacat bawaan, biasanya dilakukan pada usia kehamilan 18-20 minggu. Sayang sekali, tak semua cacat bawaan dapat dideteksi secara dini dengan USG. Menurut saya, yang juga jangan dilupakan adalah selalu berdoa kepada Tuhan YME agar janin yang Ibu kandung tak cacat serta sehat jasmani, rohani, dan sosial.

Obat-obatan yang Ibu makan seperti CTM, Fevrin, Proviral, Amoxillin, dan obat demam dapat berpengaruh pada janin. Setiap dokter akan selalu memperhitungkan segi positif dan negatif dari setiap obat sebelum diberikan kepada pasiennya. Hanya obat-obatan yang mempunyai nilai positif besar terhadap kesehatan Ibu dan janinnya, yang akan diberikan dokter. Ibu dapat menanyakan kembali pada dokter kandungan Ibu mengenai obat-obatan yang diberikan.

Bila tiba saat persalinan kelak, mohon diingatkan pada dokter spesialis anak untuk memeriksa secara khusus akan kemungkinan bayi Ibu terkena penyakit cacar air.
Dr. Judi Januadi Endjun SpOG

 

Bagaimana Ramalan Harian, Ramalan Zodiak Harian, Ramalan Mingguan, Zodiak Mingguan, Ramalan Zodiak Mingguan Anda?

Cek Harga HANDPHONE, MOTOR dan Harga Lainnya di www.harganya.com!

Facebook

Twitter