Duh, Si Kecil Tak Naik Kelas?







Harga Handphone, Harga Blackberry, Harga Laptop, Harga Mobil, Harga Motor

DAPATKAN BUKU GRATIS DARI BUKUKITA.COM, CARANYA KLIK DISINI!!!

Jangan panik atau marah, jika si Kecil ternyata tak lulus ujian atau tinggal kelas. Sebaiknya, Anda memahami apa yang terjadi pada si buah hati.

Jika Anda pernah menonton film Kung Fu Panda, tentu akan teringat pada perkataan Master Kung Fu Kura Kura Tua bernama Oogway, mengenai pepatah bijak, “Kemarin adalah sejarah, esok adalah misteri, namun hari ini adalah anugerah”.

Dan salah satu bentuk anugerah dalam hidup ini adalah kehadiran seorang anak yang dititipkan Tuhan kepada Anda. Dimanapun, anak akan menjadi sumber kebahagiaan setiap orangtuanya. Sumber kebahagiaan yang mendatangkan kebanggaan. Siapa yang tak bangga, memiliki buah hati yang manis, lucu, pintar, penurut, dan memiliki budi pekerti yang baik pula. Namun, apa yang terjadi jika anak yang Anda banggakan, sejak masih dalam proses penciptaan dalam rahim, tidak naik kelas?

Tak sedikit orangtua yang menaruh harapan-harapan pribadinya pada diri sang anak. Anak harus taat dan menurut, serta mengerti kehendak orangtuanya, yang sebenarnya dimaksudkan demi kebaikan sang buah hati sendiri.

Sebagai orangtua, Anda mungkin sering lupa, anak-anak adalah sosok individu yang juga memiliki kebebasan di dalam dirinya untuk berkembang. Dan, di dalam proses tumbah kembangnya itu, tentu tak semuanya akan berjalan mulus atau sesuai dengan kehendak orangtua, bahkan kehendak kehendak dari sang buah hati sendiri.

Agar Anda tak menunjukkan sikap berlebihan saat menghadapi Si Kecil tinggal kelas atau tak lulus ujian sekolah, berikut tipsnya:

1. TERUS BERJUANG

Pejuang sejati tak akan pernah berhenti berjuang. Rintangan dan halangan pasti akan terus dijumpai dalam proses perjalanan manusia di dalam kehidupan ini. Demikian juga dengan anak-anak Anda. Mereka telah berusaha melakukan yang terbaik dengan belajar giat. Namun apa daya, ketika pengumuman kenaikan kelas tiba, mereka tak lulus ujian dan terpaksa tinggal kelas.

Sebagai orangtua, menghadapi kenyataan ini tentu akan sangat sangat kecewa. Namun, pernahkan Anda berfikir dari sudut pandang sang buah hati? Pernahkan Anda bertanya dan berusaha menyelami perasaan mereka? Pasti, perasaan Si Kecil penuh dengan kekecewaan. Sebaiknya Anda tak melulu berpandangan dari paradigma pribadi, seperti malu pada rekan, tetangga, atau komunitas arisan ketika tahu anak yang Anda banggakan tinggal kelas atau tak lulus ujian.

Sebagai orangtua, Anda justru harus tetap menerima keadaan sang anak, apapun hasilnya. Anda harus tetap menumbuhkan kepercayaan diri pada sang anak, yang sudah tentu menurun drastis karena merasa tertinggal dan gagal, dibanding teman-teman lainnya. Jadi, jangan pernah menyerah! Berikan teladan Anda di hadapan anak, dalam keadaan apapun, termasuk yang paling buruk sekalipun.

Tak pernah ada kata terlambat karena kegagalan bukanlah akhir dari segalanya. Tinggal kelas bukan berarti dunia sudah kiamat. Ingat, masih ada hari esok, yang harus diisi dengan semangat baru, layaknya baterai yang baru diisi ulang. Dan yakikan Si Kecil, ia dapat mengejar ketertinggalannya.

2. BELIEVE IT, YAKINLAH!

Tumbuhkan keyakinan pada diri Anda sendiri sebelum membantu sang anak memupuk keyakinan, dirinya bukanlah anak yang “bodoh” hanya gara-gara tinggal kelas. Tetap tunjukkan penghargaan Anda pada usaha sang buah hati, walaupun kali ini ia gagal meraih kesuksesannya. Yakinkan juga pada sang buah hati, untuk selalu memupuk keyakinan dalam dirinya.

3. TEMUKAN KILAUNYA

Setiap manusia diciptakan penuh talenta dan keunikan yang berbeda-beda. Seringkali, mata orangtua tertutup oleh cita-cita dan ambisi masa kecil yang belum sempat terwujud. Jangan pernah ulangi sikap yang dilakukan orangtua Anda di masa lampau!

Sesibuk apapun Anda dalam pekerjaan dan aktivitas sehari-hari, curilah waktu untuk mengetahui dengan pasti, apa yang mejadi kegemaran, bahkan kecintaan sang anak. Bantulah Si Kecil mengetahui dan menemukan apa yang mereka sukai dan cintai. Temukan kilauan intan dalam tumpukan pasir yang hitam, dalam dirinya. Gosoklah hingga kilaunya bersinar.

Tinggal kelas tidak berarti menghilangkan seluruh kilau sang Anak. Semua ini hanya masalah waktu.

4. TAK ADA KATA TERLAMBAT

Tidak pernah ada kata terlambat untuk terus belajar. Jadi, jangan pernah terperosok dalam kata “terlambat”. Sebagai orangtua, Anda mungkin akan sering merasa marah, pesimis dan langsung bersikap menghakimi ketika sang buah hati tinggal kelas atau gagal dalam ujiannya.

Buang jauh-jauh pikiran, jika buah hati tinggal kelas maka sudah terlambatlah untuk mencapai kesuksesan. Sekali lagi, tak pernah ada kata terlambat! Katakan dan terapkan pada pola pikir sang buah hati, segalanya mungkin terjadi jika terus berusaha. Karena, kesuksesan tak akan tercapai jika tak pernah terjadi kesalahan sebelumnya. Ajarkan selalu pada anak, untuk belajar dari kegagalannya. Dan, jangan meratapinya, bangkitlah segera!

5. SENYUMLAH

Karena senyum adalah ibadah. Jika Anda melihat iklan pasta gigi di teve atau di media cetak, semua orang berlomba menunjukkan selebar mungkin senyuman yang dapat diberikan, selain gig putih dan sehat yang terlihat jelas. Nah, Jika bisa tersenyum sangat lebar untuk menujukkan gigi putih yang sehat, mengapa Anda tak bisa melakukannya untuk sang buah hati?

Ketika mereka merasa gagal karena telah mengecewakan Anda, senyuman lebar dan pelukan hangat dari Anda akan menjadi tetes air kesejukan bagi hati mereka yang sedang galau. Jadi, jangan lupa untuk memberikan senyuman lebar, meski hati Anda kecewa dan kesal. Peluk mereka dan katakan, Anda tetap menyanyagi mereka, apapun yang terjadi.

Kegagalan tak akan pernah mengubah cinta Anda padanya, selamanya!

Nah, Anda sudah siap untuk tersenyum dengan tulus pada sang buah hati? Selamat mencoba!

http://www.tabloidnova.com/article.php?name=/duh-si-kecil-tak-naik-kelas&channel=keluarga%2Fanak

Bagaimana Ramalan Harian, Ramalan Zodiak Harian, Ramalan Mingguan, Zodiak Mingguan, Ramalan Zodiak Mingguan Anda?

Cek Harga HANDPHONE, MOTOR dan Harga Lainnya di www.harganya.com!

Facebook

Twitter