Fakta-fakta Ajaib Seks di Dunia







Harga Handphone, Harga Blackberry, Harga Laptop, Harga Mobil, Harga Motor

DAPATKAN BUKU GRATIS DARI BUKUKITA.COM, CARANYA KLIK DISINI!!!

Ternyata, hampir setiap suku bangsa di dunia punya ritual kegiatan seks yang ajaib di masa lampau. Sayangnya, nih, ‘tradisi’ tersebut sering kali merugikan wanita, seperti beberapa fakta yang bikin kita nggak habis pikir dibuatnya….

Eropa: Akses Terbatas
Pada abad pertengahan di Eropa, hubungan seks dilarang ketika istri sedang menstruasi, hamil, menyusui, atau pada hari-hari tertentu yang bertepatan dengan perayaan keagamaan–misalnya di masa puasa, paskah, setiap hari Minggu, Rabu, Jumat maupun Sabtu. Selain itu kegiatan seks di siang hari, dalam keadaan telanjang, serta ketika seseorang berada di dalam gereja juga jadi pantangan tersendiri…kecuali ingin segera hamil–halah!

Timur Tengah: Super Ramah
Sejak di abad pertengahan, pelancong yang melewati Afrika Selatan dan Timur Tengah bakal merasakan ‘keramahan’ masyarakat adat.
Jadi, pelancong tadi dikenalkan kepada seorang wanita dari satu keluarga. Lalu wanita itu akan menggosok kaki di tamu menggunakan mentega dan kontak seksual pun boleh dilakukan. Ha-lo?!

Jepang: Kencan Sama ‘Bokap’
Di Jepang, praktek eno kosai atau ‘kencan dengan pengawalan’, sedang tren dan bisa diterima dalam kebudayaan mereka. Perempuan usia sekolah boleh kencan dengan pria yang (jauh) lebih tua, dengan hadiah gaun mahal dari desainer terkenal atau uang tunai.
Area ‘kencan’ ini cukup luas, mulai dari jalan-jalan di taman makan malam, hingga lanjut ke tempat tidur. Biasanya mereka mengatur pertemuan melalui telepon atau internet. Dalam kegiatan ini, prakteknya hanya dilakukan pada beberapa kelompok tertutup.

Timur Tengah: Pria Jadi Wanita
Penulis ternama Sir Richard Burton mencatat praktek seksual para pria pandai besi secara terbuka yang terjadi di Timur Tengah pada abad ke-19. Dia menulis, “Masyarakat Afganistan merupakan sekelompok besar pedagang keliling dan setiap kravan ditemani oleh pria (!) berpakaian wanita dengan mata penuh maskara, pipi kemerahan, rambut panjang terurai, dan henna di tangan serta kaki”.
Masih menurut Sir Richard, mereka berkelana dalam kemewahan sambil menaiki unta. Kegiatan tersebut disebut disebut kuch-i safari, atau istri selama perjalanan. Wah….

Australia: Sadis Abis
Siap-siap ngilu membaca fakta ini! Suku aborigin Pitta Patta di Australia punya tradisi tersendiri untuk menyambut seorang gadis memasuki masa pubertasnya dengan disaksikan seluruh anggota masyarakat.
Dalam introcision, salah seorang tetua (pria) akan memperbesar lubang vagina gadis yang baru puber tersebut dengan cara disobek dengan tiga jari yang diikat den gan senar atau pisau batu. Proses ini dilanjutkan dengan kewajiban berhubungan seks dengan beberapa pria muda. Bisa dibilang hal ini merupakan bentuk paling brutal dari mutilasi organ genital wanita!

Afrika Selatan: Serba Kering
Di beberapa bagian wilayah di Afrika Selatan, ‘seks kering’ dipraktekkan demi memperoleh kenikmatan seksual tertinggi bagi para pria. Biasanya rempah-rempah digunakan untuk mengurangi cairan vagina, sekaligus meningkatkan sensasi saat penetrasi. Meski menyenangkan buat pria, cara ini kemungkinan besar akan meningkatkan risiko luka pada organ vital perempuan.

India: Gender Ketiga
India memiliki sejarah kaya mengenai keterbukaan seks. Ini bisa dilihat pada pengakuan pada gender ketiga–yaitu kaum transeksual dan orang kasim yang lebih dikenal dengan sebutan ‘hijras’. Mereka biasanya menghidupi diri mereka sebagai pekerja seks, bahkan mereka pun sering tampil dalam perayaan pembaptisan bayi.

Zambia: Bersih-bersih
Di Zambia, seorang janda harus melewati satu ritual tradisional yang disebut pembersihan seksual. Setelah suaminya meninggal, si janda harus segera berhubungan seks dengan pria lain (biasanya dengan saudara dari pihak suami) untuk membersihkan jiwa almarhum suaminya. Kegiatan ini juga dipercaya menjauhkan ‘kekuatan jahat’ yang bisa menyebabkan kematian pada janda tersebut.

China: Kaki Seksi
Tradisi kuno yang berlaku di Cina adalah membebat kaki wanita yang diasosiasikan dengan kenikmatan seksual dan erotisme. Membebat kaki menjadi fetisme pada pria Cina kebanyakan.
Beberapa gambar porno Cina yang juga menunjukkan pesona yang sangat kuat pada kaki mungil–sering disebut teratai emas. Di beebrapa desa di Cina, masih ada perempuan berkaki kecil yang bisa ditemui. Namun praktek ini tidak diteruskan karena dianggap menyiksa kaum Hawa.

http://www.citacinta.com/cerdas/seks.kesehatan/faktafakta.ajaib.seks.di.dunia/001/002/378

Bagaimana Ramalan Harian, Ramalan Zodiak Harian, Ramalan Mingguan, Zodiak Mingguan, Ramalan Zodiak Mingguan Anda?

Cek Harga HANDPHONE, MOTOR dan Harga Lainnya di www.harganya.com!

Facebook

Twitter