Jalinan Pertemanan Di Kantor Baru







Harga Handphone, Harga Blackberry, Harga Laptop, Harga Mobil, Harga Motor

DAPATKAN BUKU GRATIS DARI BUKUKITA.COM, CARANYA KLIK DISINI!!!

Wajar-wajar saja bila kita merasa terasing di tempat kerja yang baru. Ingat, kan, waktu pertama kali masuk sekolah dulu? Ada perasaan gelisah karena khawatir bakal disukai atau tidak, diterima atau tidak oleh lingkungan baru, perasaan curiga apakah Anda menjadi bahan pembicaraan anak-anak yang lain, atau takut dicap sebagai anak kesayangan guru.

Berita baiknya adalah, bagaimana pun juga Anda akan dapat bertahan dari sasaran teman-teman baru di kantor. Jadi, tak perlu buru-buru kecil hati. Berita buruknya, semua teman yang Anda kenal di waktu kecil tumbuh dewasa dan bisa jadi bekerja di perusahaan di mana Anda memasukkan lamaran kerja. Masih takut juga? Ikuti sejumlah saran berikut.

* MENEBAK-NEBAK
Tak peduli apakah kehadiran Anda telah diumumkankan kepada para pegawai di perusahaan tersebut atau tidak, kedatangan atau hari pertama mulai bekerja tetap merupakan kejutan bagi para pegawai di perusahaan tersebut. Mereka menebak-nebak, apakah Anda merupakan rekan kerja yang mudah diajak bekerja sama atau tidak, apakah menyembunyikan keahlian atau tidak, atau seberapa besar kehadiran Anda akan berpengaruh terhadap kelompok kerja saat ini ataupun di masa mendatang. Mereka yang pasif cenderung tidak antusias dengan kehadiran Anda sampai rekan sekerja yang lain memberitahukan pada yang lain bahwa Anda tidak kaku dan dapat didekati.

Lepas dari kesan pertama yang Anda berikan, sapa setiap orang dengan sapaan yang sama, salaman tangan yang kuat, dan senyum tulus. Ulangi namanya pada saat Anda diperkenalkan kepadanya. Hal ini tidak saja membantu mengingat nama-nama, tapi juga memberi kesan bahwa Anda memberi perhatian.

* PENDAHULU
Selama wawancara biasanya Anda akan tahu apakah posisi yang akan diisi merupakan posisi yang memang baru diciptakan sesuai dengan kebutuhan perusahaan atau merupakan posisi yang kosong karena keluarnya seseorang dari perusahaan tersebut. Dalam beberapa hari pertama (atau bahkan beberapa jam) bisa saja Anda mendengar berbagai versi mengenai cerita yang terakhir. Sangat jarang seseorang meninggalkan pekerjaannya tanpa meninggalkan kesan apa pun kepada sesama rekan kerjanya dan berharap orang yang menggantikannya mengikuti kebiasaan-kebiasaannya.

Tidak peduli apakah pendahulu Anda sangat terkenal atau sangat parah, Anda pasti akan mendengar cerita mengenai dirinya. Apakah Anda berusaha mempertahankan sisi baik Anda atau malah ikut terlibat dalam gosip tentang seseorang yang tidak pernah Anda kenal, strategi yang terbaik adalah bersikap netral. Selagi masih mereka-reka tanggung jawab yang dipegang, secara tak disadari sikap serta perilaku Anda akan terlihat oleh rekan sekerja sejalan dengan waktu .

* JANGAN BURU-BURU
Di tempat kerja, sama halnya dengan percintaan, Anda harus berhati-hati dengan seseorang yang terburu-buru dalam menjalin suatu hubungan. Di mana pun pasti akan kita jumpai orang-orang yang senang berkelompok dan biasanya mereka akan mengajak Anda untuk bergabung, entah untuk selalu menjadi teman makan siang atau teman pulang.

Secara spesifik, siapa pun dapat menganggap pendatang barulah yang harus melakukan pendekatan. Sesudah bekerja cukup lama, Anda akan melihat pola tersebut selalu terjadi bila ada pegawai baru. Nah, daripada dicap sebagai penyendiri (yang merupakan cacat cela yang berbahaya), yang paling bijaksana adalah bersikap baik kepada siapa pun dan biarkan pertemanan berkembang secara perlahan dan alami.

* GOSIP
Agar dilihat sebagai seorang yang memiliki integritas dan karakter moral yang baik, Anda perlu membentuk diri dari awal sebagai seseorang yang tidak melibatkan diri dalam bergosip. Pada saat Anda mulai ikut-ikutan menyebarkan gosip, kredibilitas Anda pun akan hilang dengan cepat.

Memang, sih, tidak mudah untuk tidak mendengar gosip di mana pun Anda berada. Hal terbaik yang dapat Anda lakukan adalah diam, tidak memberikan komentar, atau menghindar dengan memberikan alasan yang tepat dan sopan. Anda harus ingat, mereka yang bergosip biasanya frustrasi, ingin merusak stabilitas perusahaan, atau agar mereka terkenal sebagai penyebar berita. Karena kita selalu dinilai oleh orang lain di mana pun kita bekerja, label apakah yang sungguh-sungguh anda inginkan untuk Anda pakai selama bekerja di perusahaan tersebut?

* SIMPAN SENDIRI
Jangan pernah melihat tempat kerja baru sebagai kelompok terapi baru bagi masalah pribadi Anda. Setulus apa pun tampaknya rekan sekerja Anda, mereka bukanlah tempat yang tepat untuk menceritakan pertengkaran Anda dan suami, friksi dengan tetangga, atau kekhawatiran atas kondisi kesehatan Anda.

Anda harus ingat, apa pun yang Anda ceritakan mengenai kehidupan pribadi, pasti akan diceritakan kembali ke rekan kerja yang lain. Bila harus melakukan telepon pribadi, gunakan telepon genggam Anda, lakukan di luar gedung atau di toilet. Dan jangan gunakan e-mail perusahaan untuk membicarakan masalah-masalah rahasia atau masalah-masalah pribadi Anda.

* KERJA TIM
Suatu pekerjaan pasti dapat diselesaikan lebih cepat bila dilakukan oleh beberapa orang. Bila telah menyelesaikan tugas dan melihat salah seorang rekan sedang pusing menghadapi pekerjaan yang menumpuk, ambil inisiatif dan tawarkan diri untuk membantunya. Jangan simpan sendiri keahlian Anda.

Tanda lain yang memperlihatkan bahwa seseorang merupakan pemain tim adalah tidak takut untuk bertanya. Dari situ pula Anda akan mendapatkan banyak informasi yang diperlukan.

* PERTAHANKAN
Yang terakhir, tapi tak kalah pentingnya, adalah selalu mengingat agar berperilaku baik. Misalnya, tak pernah lupa mengucapkan “tolong”‘ dan “terima kasih” begitu seseorang selesai membantu Anda serta mau mengakui kesalahan yang dilakukan dan bukan sibuk mencari kambing hitam.

Kesan pertama yang baik yang Anda perlihatkan perlu selalu dipertahankan. Jika kesan pertama yang ditunjukkan adalah seseorang yang profesional, menghormati orang lain, mau kerja tim, bisa dijamin Anda tak bakal menemui masalah dan selalu dikelilingi rekan kerja. Bahkan bukannya tak mungkin menjadi rekan kerja favorit meski masih dalam hitungan “anak bawang”.

http://tabloidnova.com

Bagaimana Ramalan Harian, Ramalan Zodiak Harian, Ramalan Mingguan, Zodiak Mingguan, Ramalan Zodiak Mingguan Anda?

Cek Harga HANDPHONE, MOTOR dan Harga Lainnya di www.harganya.com!

Facebook

Twitter