Kaum Adam Berorientasi Hawa







Harga Handphone, Harga Blackberry, Harga Laptop, Harga Mobil, Harga Motor

DAPATKAN BUKU GRATIS DARI BUKUKITA.COM, CARANYA KLIK DISINI!!!

Lelaki metroseksual jelas bukan banci, bencong, waria atau wadam. Tetapi lebih mirip ’spesies’ baru yang mencoba mendobrak stigma penampilan lelaki yang selama ini terlihat apa adanya bahkan pada sebagian lelaki terkesan amburadul.

Kegiatan yang biasa dilakukan oleh lelaki metroseksual adalah tidak ada hari tanpa berdandan. Bangun pagi sekitar pk.06.00 lalu melakukan olahraga jogging setelah sebelumnya perutnya kenyang dengan air minum. Sekitar 30 menit berjogging langsung menuju kamar mandi dan menghabiskan waktu sedikitnya satu jam.

Selain sabunan dan gosok gigi, biasa mereka akan memanjakan dirinya dengan segala macam perawatan tubuh seperti aroma terapi, sabun khusus wajah untuk menghilangkan lemak dan jerawat, serta sabun khusus untuk pemutih tubuh. Bila sempat mereka akan menyempatkan diri untuk melulur seluruh tubuhnya agar terasa nyaman dan terlihat lebih fresh.

Ritual memanjakan diri tidak hanya berhenti di kamar mandi saja terkadang mereka akan mengunjungi salon atau spa selama berjam-jam untuk creambath, merapihkan rambut, bahkan menicure dan pedicure.

Penampilan fisik lelaki metroseksual sangat rapi, dengan mengenakan setelan kemeja, jas, dasi dan celana panjangnya produk bermerek terkenal. Sedangkan sepatu dan tas kerjanya mereka akan memilih merek terkenal juga tetapi yang terlihat simple dan elegant. Untuk aksesoris lainnya mereka akan memilih jam tangan bermerek dan mungkin kalung maupun gelang berlian yang melingkar ditangannya.

Banyak kaum lelaki metroseksual seakan tidak mau kalah dengan kaum hawa dalam hal berpenampilan. Inilah yang dimaksud dengan fenomena lelaki metroseksual yang semakin melanda dunia, termasuk tentunya di kota-kota besar di Indonesia.

Lelaki yang dianggap sebagai icon metroseksual dunia saat ini adalah David Beckham, pemain klub sepakbola Real Madrid. Beckham memang sangat rajin merawat dirinya. Begitu pula dengan penampilannya yang bisa membuat banyak orang tercengang mengaguminya. Jadi, tak heran bila majalah GQ memilih Beckham sebagai pria berpakaian terbaik untuk ketiga kalinya berturut-turut di Inggris.

Tapi jangan lantas salah mengartikan hal ini sebagai indikasi banci, bencong, waria, atau kaum wadam (peleburan gender hawa dan adam). Lelaki metroseksual bukanlah lelaki yang feminin. Dia tetaplah seorang lelaki yang memiliki orientasi kaum hawa.

Seperti masalah busana bagi lelaki metroseksual sangat tergantung pada selera masing-masing. Tapi intinya, lelaki metroseksual sangat memperhatikan penampilannya dengan cara merawat dan memanjakan diri.

Untuk mendapatkan tampilan yang segar, setiap kali ke luar rumah mereka selalu menggunakan gel rambut untuk mendukung penampilannya agar terlihat segar dan rapih. Tak lupa mereka juga menyemprotkan parfum ke tubuhnya. Berpenampilan segar dalam keseharian sangatlah perlu. Apalagi bila mereka adalah lelaki pebisnis yang akan selalu bertemu dengan klien. Penampilan akan selalu mereka jaga agar terlihat rapi dan menarik.
Jutaan rupiah per bulan

Pria metroseksual umumnya adalah lelaki dengan penghasilan cukup besar, yakni Rp20 juta hingga Rp50 juta per bulan. Harus berpenghasilan besar sebab uang yang mereka keluarkan untuk menebus perlengkapan perawatan tubuh plus ongkos ke salon juga terbilang mahal.

Fenomena metroseksual para lelaki merupakan peluang bisnis bagi produk kecantikan. Apalagi lelakimetroseksual biasanya menjadi tempat konsultasi dari rekan-rekannya untuk minta pendapat akan produk yang ingin dibeli. Karena menjadi trend setter, lelaki metroseksual masuk dalam kelompok alpha konsumen. Mereka suka model terbaru dan suka cerita kepada yang lain atas produk yang digunakannya. Sehingga mereka juga disebut marketing dream.

Kesukaan lelaki metroseksual ini juga ditangkap produsen kosmetika sebagai peluang bisnis dan diantipasi dengan mengikuti perkembangan produk kosmetika apa yang diinginkan lelaki metroseksual.

Sebenarnya, antisipasi sebagai klaim yang diajukan produsen kosmetik terhadap fenomena lelaki metroseksual hingga saat ini masih menjadi perdebatan panjang. Yang menjadi persoalan, mana yang lebih dahulu lahir, lelaki metroseksual atau produsen kosmetik. Tapi banyak orang beranggapan bahwa lelaki metroseksual sengaja dilahirkan kapitalisme global demi mengokohkan cakar bisnisnya.

Bagaimana Ramalan Harian, Ramalan Zodiak Harian, Ramalan Mingguan, Zodiak Mingguan, Ramalan Zodiak Mingguan Anda?

Cek Harga HANDPHONE, MOTOR dan Harga Lainnya di www.harganya.com!

Facebook

Twitter