Masa Kecil Yang ‘Menghantui’ Perkawinan







Harga Handphone, Harga Blackberry, Harga Laptop, Harga Mobil, Harga Motor

DAPATKAN BUKU GRATIS DARI BUKUKITA.COM, CARANYA KLIK DISINI!!!

Patut diketahui, ternyata pengalaman masa kecil amat berpengaruh pada kehidupan perkawinan, lho!
Hubungan yang paling penting – yang pertama kali kita alami – biasanya terjadi di dalam keluarga. Melihat bagaimana setiap orang di dalam keluarga saling berhubungan dengan Anda atau dengan yang lainnya, Anda mulai merekam apa yang dimaksud dengan konsep suatu hubungan.

Sebagai seorang anak, Anda menerima berbagai pesan yang tidak disadari, yang lalu terbawa pada kehidupan dewasa Anda di kemudian hari. Nah, secara garis besarnya, pesan-pesan yang terbawa tadi dapat dikategorikan sebagai berikut:

Pesan Tentang Kepercayaan
Apakah Anda termasuk tipe orang yang pencemburu? Apakah Anda mudah merasa ditolak? Atau, apakah Anda mengalami kesulitan dalam berkomitmen? Hmm, berbagai masalah seperti ini dapat ditelusuri kembali dengan menelisik pengalaman masa kecil dari seseorang.

Bila Anda berasal dari keluarga di mana keselamatan dan keamanan amat diperhatikan, sebagai orang dewasa Anda mungkin akan lebih mudah untuk percaya pada orang lain. Kendati demikian, jika Anda merasa ditolak atau pernah sangat kehilangan seseorang yang dicintai, Anda mungkin akan merasa sulit untuk percaya, orang lain akan mencintai dan memperlakukan Anda dengan baik.

Kemampuan untuk percaya ini sangat penting di dalam hubungan antar orang dewasa. Jika hal-hal yang terjadi di masa lalu telah merusak kepercayaan, mungkin Anda telah merasa membutuhkan dukungan pengertian dari pasangan untuk membangun kembali faktor kepercayaan kepada orang lain.

Pesan Tentang Berkomunikasi
Jika Anda merasa mudah untuk memperlihatkan emosi, kemungkinannya Anda telah dibesarkan di dalam keluarga yang memberikan dukungan kepada Anda untuk terbuka mengenai segala hal yang Anda rasakan.

Anda mungkin pernah melihat bagaimana dua orang bertengkar, tetapi tak lama kemudian Anda pun melihat mereka berbaikan kembali. Hal ini telah mengajarkan kepada Anda, konflik bukanlah akhir dari kehidupan dan berkomunikasi merupakan cara terbaik agar hidup menjadi lebih baik.

Dan hubungan yang paling sehat adalah hubungan antara individu yang dapat saling mengutarakan pendapatnya secara jujur dan pantas.

Pesan Tentang Hak & Kewajiban
Jika seorang dewasa tidak dapat berbagi atau tak dapat berkompetisi, sering kali akar permasalahannya adalah faktor keluarga, di mana hak dan kewajiban setiap anggotanya tidak dikelola dengan baik.

Jika Anda sebagai seorang anak pernah belajar bahwa berbagi itu menyenangkan, Anda akan menjadi seorang dewasa yang senang berbagi. Dan jika Anda mengerti, ada aturan-aturan tertentu yang berlaku untuk minat-minat Anda, tentu tidak akan mengalami masalah yang berarti terhadap hak dan kewajiban Anda.

Ya, kita semua memang perlu merasa mampu mengendalikan kehidupan kita. Dan seseorang yang diberikan tanggung jawab sejak usia dini akan tumbuh dewasa dengan rasa percaya diri yang lebih baik terhadap keputusan ataupun kesalahan yang mereka buat.

Belajar Melalui Jalan Kehidupan
Selain itu, kita belajar mengenai suatu hubungan melalui apa yang kita lihat dan perhatikan dari orangtua kita. Bahkan, walaupun dibesarkan oleh orangtua tunggal, Anda akan tettap bisa belajar dari hubungan orangtua ini, termasuk mengembangkan wawasan mengenai bagaimana hidup seorang diri.

Apapun dan bagaimanapun situasi yang Anda alami, sebenarnya Anda telah mendapatkan masukan mengenai pesan-pesan yang penting, antara lain:
* Berapa banyak waktu yang harus dihabiskan bersama-sama oleh suatu pasangan dan apa yang mereka lakukan ketika bersama-sama.
* Bagaimana pasangan memilah ketidaksepahaman, dan apa yang menjadi penyebab ketidak sepahaman mereka.
* Seberapa banyak kasih sayang yang diperlihatkan, kapan, dan di mana saja hal itu dilakukan.
* Merasakan adanya hal-hal di mana pria akan berbuat lebih baik daripada wanita, atau sebaliknya.
* Siapa yang bertanggung jawab terhadap keuangan keluarga dan siapa yang bertugas membelajakannya.
* Siapa yang membuat keputusan akhir di dalam rumah tangga.
* Siapa yang menjadi kepala rumah tangga dan bagaimana pembagian tugas rumah tangga diterapkan.
* Bagaimana penerapan hubungan seks.
* Apa yang dilakukan oleh setiap pasangan ketika sedang tidak bersama-sama.
* Bagaimana sikap pria dan wanita jika sedang marah atau sedih, dan di manakah perbedaannya.
* Siapa yang melakukan apa, jika terjadi peristiwa yang amat menyedihkan.
* Bagaimana merayakan acara-acara istimewa bersama pasangan.
* Apa yang telah dilakukan oleh pria dan wanita, sehingga pasangannya menjadi sedih atau bahagia.
* Mana yang lebih baik, berkeluarga atau hidup sendiri.
Ingat, tidak pernah ada kata terlambat untuk belajar! Pesan apapun yang Anda tangkap, semuanya tergantung dari diri Anda untuk memutuskan apakah setuju atau tidak untuk terus belajar. Dan jika tidak setuju, seiring dengan berjalannya waktu Anda pun masih tetap dapat mengembangkan pesan-pesan baru yang diterima.

Nah, bila saja artikel ini ternyata menambah kesulitan bagi kehidupan rumah tangga Anda, bicarakan saja dengan pasangan atau orang yang Anda percaya. Atau berkonsultasi dengan ahlinya untuk mendapatkan sejumlah masukan yang berharga demi keutuhan rumah tangga bersama pasangan. Selamat mempelajari pesan!

 

Bagaimana Ramalan Harian, Ramalan Zodiak Harian, Ramalan Mingguan, Zodiak Mingguan, Ramalan Zodiak Mingguan Anda?

Cek Harga HANDPHONE, MOTOR dan Harga Lainnya di www.harganya.com!

Facebook

Twitter