Mengapa Menunda Pemberian Makanan Padat Sampai Bayi Berusia 6 Bulan?







Harga Handphone, Harga Blackberry, Harga Laptop, Harga Mobil, Harga Motor

DAPATKAN BUKU GRATIS DARI BUKUKITA.COM, CARANYA KLIK DISINI!!!

Para pakar kesehatan dan pakar laktasi sependapat bahwa saat paling tepat untuk mulai memberikan makanan padat pendamping ASI (MPASI) adalah pada umur 6 bulan.

Sudah banyak dilakukan penelitian mengenai hal ini, dan umumnya organisasi kesehatan telah menyesuaikan dan memperbaharui ketentuan pemberian ASI Eksklusif. Namun masih banyak juga yang belum up-to-date sehingga banyak juga literatur yang masih menganjurkan pemberian ASI Eksklusif sampai usia 4 bulan.

Berikut ini adalah sejumlah organisasi internasional yang menganjurkan pemberian ASI Eksklusif (hanya ASI, tanpa makanan atau minuman lainnta termasuk air putih) selama 6 bulan (dan bukan selama 4 – 6 bulan):

* World Health Organization (WHO)
* UNICEF
* US Department of Health & Human Services
* American Academy of Pediatrics
* American Academy of Family Physicians
* American Dietetic Association
* Australian National Health and Medical Research Council
* Royal Australian College of General Practitioners
* Health Canada

Dari sisi perkembangan dan fisik, bayi siap untuk makan MPASI pada usia 6 – 9 bulan. Ada juga bayi yang malah lebih baik menunda sampai lebih dari 6 bulan, contohnya, bila ada keturunan alergi, ada dokter yang menyarankan ditunda sampai usia 12 bulan.

Alasan Menunda Makanan Padat

Walaupun alasan-alasan berikut ini dibuat berdasarkan penelitian terhadap bayi yang memperoleh ASI Eksklusif, para pakar juga menganjurkan agar penundaan pemberian MPASI juga dilakukan terhadap bayi yang minum susu formula.

* Menunda MPASI memberikan perlindungan lebih besar terhadap bayi dari penyakit. Walaupun bayi tetap terus memperoleh antibodi (kekebalan tubuh) dari ASI selama ia menyusu, kandungan antibodi ASI terbesar diperoleh melalui pemberian ASI Eksklusif. ASI mengandung faktor antibodi — lebih dari 50 jenis antibodi — bahkan mungkin lebih yang belum diketahui. Penelitian menunjukkan bahwa bayi yang memperoleh ASI Eksklusif lebih dari 4 bulan memiliki risiko terkena infeksi telingan 40% lebih kecil daripada bayi yang sudah memperoleh jenis makanan lain. Kemungkinan terjadinya penyakit pernapasan pada masa kanak-kanak menurun bila ia memperoleh ASI Eksklusif setidaknya selama 15 minggu dan tanpa makanan/minuman lain (Wilson, 1998). Penelitian lain juga menunjukkan bahwa pemberian ASI Eksklusif mempengaruhi kesehatan tubuh.

* Menunda MPASI memberikan kesempatan supaya sistem pencernaan bayi menjadi lebih matang. Jika diberikan sebelum pencernaannya siap, makanan tersebut sulit dicerna oleh bayi dan bisa menyebabkan reaksi tertentu (perut kembung, sembelit, dll.). Penyerapan protein belum lengkap di masa bayi. Enzim amilase di pankreas baru cukup untuk penyerapan makanan pada usia sekitar 6 bulan, dan enzim karbohidrat seperti maltasi, isomaltase, dan sikrase baru mencapai level yang cukup pada usia sekitar 7 bulan. Bayi < 6 bulan juga memiliki tingkat enzim lipase yang rendah sehingga pencernaan lemak baru sempurna di usia 6 – 9 bulan.

* Menunda MPASI menurunkan risiko alergi makanan. Penelitian menunjukkan bahwa pemberian ASI Eksklusif menurunkan kemungkinan terjadinya alergi terhadap makanan. Dari lahir sampai usia 4 – 6 bulan, bayi memiliki apa yg disebut “perut terbuka” atau “open gut”. Artinya, “jarak” antara sel usus halus telah siap menerima molekul yang lebih besar (macromolecules) secara utuh, termasuk protein dan patogen, sehingga dapat melalui aliran darah. Hal ini sangat bagus bagi bayi ASI Eksklusif di mana zat antibodi yang terkandung di ASI dapat langsung dibawa ke aliran darah. Namun hal ini juga berarti protein yang berasal dari makanan lain selain ASI (yang bisa menimbulkan alergi) dan patogen penyebab penyakit juga bisa melaluinya dengan mudah. Pada usia 4 – 6 bulan, ketika jarak tersebut masih “terbuka”, antibodi (slgA) dari ASI melindungi saluran pencernaan bayi dan memberikan kekebalan tubuh secara pasif, sehingga dapat menurunkan kemungkinan terjadinya penyakit dan reaksi alergi sebelum akhirnya jarak tersebut “menutup”. Bayi mulai memproduksi antibodi ini pada usia sekitar 6 bulan, dan jarak antar sel tersebut mulai menutup.

* Menunda MPASI membantu melindungi bayi dari anemia akibat kekurangan zat besi. Pengenalan suplemen zat besi dan makanan yang mengandung zat besi, khususnya pada usia 6 bulan pertama, dapat menurunkan efisiensi dari penyerapan zat besi itu sendiri. Bayi sehat yang memperoleh ASI Eksklusif pada usia 6 – 9 bulan memiliki jumlah Hb (hemoglobin) dan zat besi yang normal. Dalam satu penelitian (Pisacane, 1995), disimpulkan bahwa bayi yang memperoleh ASI Eksklusif selama 7 bulan (tanpa diberikan suplemen zat besi atau sereal yang mengandung zat besi) memiliki tingkat Hb yang jauh lebih tinggi pada usia 1 tahun dibandingkan bayi yang sudah mulai MPASI sebelum berusia 7 bulan. Para pakar juga tidak menemukan adanya kasus anemia pada bayi yang memperoleh ASI Eksklusif, dan menyimpulkan bahwa ASI Ekslusif sampai usia 7 bulan dapat menurunkan risiko anemia.

* Menunda MPASI membantu melindungi bayi dari kegemukan. Pemberian makanan sebelum usia 6 bulan berkaitan dengan peningkatan lemak tubuh dan berat badan pada masa kanak-kanan (contoh dapat dilihat di Wilson, 1998; von Kries, 1999; Kalies, 2005)

* Menunda MPASI membantu ibu untuk tetap dapat memproduksi ASI. Penelitian menunjukkan bahwa MPASI dapat menggantikan porsi ASI bagi bayi – bukannya menambah jumlah asupan yang dikonsumsi bayi. Semakin banyak MPASI yang dikonsumsi, semakin sedikit ASI yang diminumnya, sehingga produksi ASI juga akan menurun. Bayi yang sudah makan MPASI dengan banyak atau mulai MPASI dini cenderung lebih cepat disapih / tersapih.

* Menunda MPASI membantu mencegah kehamilan. Menyusui secara Eksklusif merupakan cara yang paling efektif untuk mencegah kehamilan di mana semua kebutuhan gizi dan kebutuhan mengisap bayi dapat terpenuhi.

* Menunda MPASI lebih memudahkan pemberian MPASI. Bayi yang mulai MPASI sesudah usia 6 bulan sudah lebih bisa untuk makan sendiri dan tidak mudah terkena alergi makanan

http://anakbayibalita.multiply.com/journal

Bagaimana Ramalan Harian, Ramalan Zodiak Harian, Ramalan Mingguan, Zodiak Mingguan, Ramalan Zodiak Mingguan Anda?

Cek Harga HANDPHONE, MOTOR dan Harga Lainnya di www.harganya.com!

Facebook

Twitter