Mengetahui Tingkat Kesuburan Pria/Laki-laki







Harga Handphone, Harga Blackberry, Harga Laptop, Harga Mobil, Harga Motor

DAPATKAN BUKU GRATIS DARI BUKUKITA.COM, CARANYA KLIK DISINI!!!

Pada kedua pasangan yang subur, terkadang masih ditemukan kasus sulit untuk mendapatkan bayi / momongan /mendapatkan kehamilan.Yakinkan dulu bahwa pihak laki-laki/pria subur sebelum melakukan tes yang mahal untuk wanita/istri

Untuk mendapatkan kehamilan, harus terjadi pembuahan antara sel sperma dan sel telur. Untuk itu kesuburan pria dapat dikatakan sempurna bila mampu membuahi sel telur sehingga terjadilah konsepsi/kehamilan. Hal yang mendasari kemampuan ini adalah tingkat kesuburan reproduksi seorang pria itu sendiri dan kemampuan pria untuk memancarkan sperma sehingga sperma langsung berada di mulut rahim. Dengan demikian jarak berenang sperma untuk menuju rahim lebih pendek.

Kesuburan pria sendiri dapat dideteksi melalui pemeriksaan laboratorium ataupun rumah sakit bersalin. Mengingat tes ini sangat penting, biaya yang dikeluarkan untuk melakukan tes ini ternyata cukup murah. Pada akhir tahun 2007 tes pemeriksaan sperma hanya dikenakan biaya Rp. 75.000,– di sebuah rumah sakit bersalin di surabaya.

Petugas laboratorium dapat melakukan analisa langsung maupun menggunakan mikroskop dengan variabel yang diperiksa meliputi volume sperma yang dikeluarkan, pH (tingkat keasaman) sperma, warna sperma, konsentrasi sel spermatozoa per ml, gerakan dan bentuk sd spermatozoa.

Angka normal / standar untuk kesuburan pria adalah sebagai berikut :
– Volume sperma > 2 ml
– pH (tingkat keasaman) = 7.2 – 8
– Warna cairan sperma = kelabu pucat
– Konsentrasi sel sperma > 20 juta per ml
– Gerakan sperma > 50% (bergerak ke arah depan)
– Bentuk sperma > 30% (berbentuk normal)

Bila seorang pria mempunyai 2 atau lebih indikasi yang diluar batas normal diatas, dapat dikatakan kesuburan laki-laki terganggu. Namun demikian perlu diingat bahwa hasil tes tersebut dapat berbeda dengan kondisi yang berbeda pula. Untuk mendapatkan hasil yang lebih akurat, sebaiknya sebelum melakukan tes sperma, seorang pria melakukan puasa / tidak berhubungan intim dan tidak mengalami ejakulasi selama minimal 3 hari dan maksimal 5 hari. Kondisi yang lebih fit akan memunculkan hasil pemeriksaan yang lebih baik pula.

 

Bagaimana Ramalan Harian, Ramalan Zodiak Harian, Ramalan Mingguan, Zodiak Mingguan, Ramalan Zodiak Mingguan Anda?

Cek Harga HANDPHONE, MOTOR dan Harga Lainnya di www.harganya.com!

Facebook

Twitter