Meninggal Itu Apa, Ma?







Harga Handphone, Harga Blackberry, Harga Laptop, Harga Mobil, Harga Motor

DAPATKAN BUKU GRATIS DARI BUKUKITA.COM, CARANYA KLIK DISINI!!!

Dalam hidup, akan ada kelahiran, kehidupan, dan kematian. Semakin si kecil beranjak dewasa, ia akan menyaksikan tahap-tahap dalam kehidupan tersebut melintas di matanya. Untuk bisa memahami hal-hal tersebut, ia akan berusaha mencari jawaban kepada orangtuanya. Jika si kecil mulai bertanya seputar kematian,Anda bisa menjawabnya dengan panduan berikut.

Namun, sebelum menjawab pertanyaannya, simak 3 hal yang harus dihindari berikut:
1. Menyembunyikan Kematian
Seringkali orangtua mencoba menyembunyikan kenyataan tentang kematian pada anak. Padahal, anak akan tetap dapat mengembangkan konsep ini karena kematian adalah bagian wajar dari kehidupan kita semua. Lagipula, kalau disembunyikan, ia akan mengetahui konsep ini dari pengalamannya sendiri sehingga bisa saja ia mempunyai pandangan yang keliru mengenai kematian.

2. Melarang Anak Membicarakan Kematian
Seakan-akan pembicaraan tentang kematian merupakan sesuatu yang tabu. Justru pada saat anak sedang ingin membicarakannya merupakan sarana bagi orangtua untuk memasukkan konsep ini kepadanya. Sebaliknya, jangan pula orangtua terlalu memaksakan pembicaraan tentang kematian ketika anak sedang tak berminat membicarakannya. Tak akan masuk konsep itu padanya, karena baginya, kematian adalah sesuatu yang jauh sekali dari dirinya.

3. Tak Mengatakan Hal Sebenarnya
Sering orangtua mengatakan, orang yang meninggal sedang “pergi jauh” atau “tidur nyenyak”. Biasanya karena orangtua ingin melindungi anak dari perasaan takut atau sedih. Orangtua tak paham bahwa anak akan mengerti sendiri perjalanan hidup selanjutnya karena anak hidup dan bergaul dengan kita, para orang dewasa, sehari-harinya. Jadi, betapa pun kita menutupinya, anak tetap akan belajar bahwa orang yang sudah meninggal tak pernah ada lagi dalam pergaulan sehari-hari. Lagi pula, dengan menyebut kematian dengan “pergi jauh” atau “tidur nyenyak”, berarti memberikan harapan palsu pada anak. Kalau orang sedang pergi, ia pasti akan kembali. Kalau sedang tidur, pasti akan bangun lagi. Sementara orang yang sudah meninggal tak mungkin kembali lagi. Nah, pada saat anak menemukan kebenaran, ia akan merasa dibohongi.

Pertanyaan-pertanyaan yang sering muncul dari anak:
1. Kenapa Mama dan Papa menangis? (saat Nenek meninggal)
> Mama dan Papa sedih karena Nenek meninggal.

2. Meninggal itu apa, Ma?
> Meninggal artinya berpisah karena dipanggil Tuhan untuk bertemu.

3. Kenapa Tuhan memanggil untuk bertemu?
> Karena waktu hidupnya di dunia sudah selesai, sehingga Tuhan memanggilnya untuk bertemu.

4. Nanti Mama juga meninggal?
> Iya. Mama juga akan meninggal.

5. Takut enggak, sih kalau meninggal?
> Kita tidak perlu takut. Semua orang pasti akan meninggal. Artinya, tugas di dunia sudah selesai.

6. Sakit enggak kalau meninggal?
> Setiap orang berbeda-beda. Mungkin kalau meninggalnya karena kecelakaan, orangnya akan merasa sakit. Ada juga yang sedang tidur tidak merasakan sakit.

7. Apakah kalau sudah meninggal jadi hantu?
> Meninggal itu dipanggil Tuhan. Tidak ada yang namanya hantu.

8. Kok, Nenek enggak bangun-bangun?
> Karena Tuhan sudah menghentikan jantung yang menggerakkan tubuh Nenek. Jadi, semua tubuhnya pun berhenti bergerak dan Nenek tidak bisa bangun lagi. Ibaratnya AC, kalau dimatikan akan berhenti. Cuma yang mematikan AC itu manusia. Tapi, yang mematikan manusia itu Tuhan (Bisa dianalogikan seperti itu).

9. Mengapa Nenek dikubur?
> Kalau tidak dikubur, tubuh Nenek akan membusuk dan baunya akan ke mana-mana. Nanti bisa menjadi sumber penyakit buat yang lain. Maka itu harus dikubur. Secara agama  tertentu wajib untuk dikuburkan.

10. Nanti Nenek tinggal di mana?
> Nenek akan tinggal di suatu tempat yang berbeda dunianya dengan kita.

11. Dunianya itu di mana, Ma?
> Dunianya bukan di bumi seperti yang kita tinggali. Tapi kita juga tidak tahu.

12. Kapan sih, Nenek datang lagi, Ma?
> Dalam kehidupan kita, Nenek tidak akan pernah datang lagi. Karena hidupnya sudah selesai.

13. Kalau aku kangen Nenek, bisakah kita mengunjunginya?
> Tidak bisa, karena Nenek tidak di dunia ini lagi. Hanya ada pusaranya tempat kita bisa mengenangnya.

(Panduan Menjawab Pertanyaan Anak/Nakita)

kompas.com

Bagaimana Ramalan Harian, Ramalan Zodiak Harian, Ramalan Mingguan, Zodiak Mingguan, Ramalan Zodiak Mingguan Anda?

Cek Harga HANDPHONE, MOTOR dan Harga Lainnya di www.harganya.com!

Facebook

Twitter