Nama-Nama Wanita Dalam Pewayang





Harga Handphone, Harga Blackberry, Harga Laptop, Harga Mobil, Harga Motor

DAPATKAN BUKU GRATIS DARI BUKUKITA.COM, CARANYA KLIK DISINI!!!

Wayang dalam Fiksi Indonesia dan merupakan kesenian khas jawa tengah yang merupakan budaya bangsa yang patut dilestarikan. Dalam dunia pewayangan terdapat beberapa tokoh-tokoh pria dan wanita. Berikut ini nama-nama wanita yang ada dalam dunia pewayangan.

SRIKANDI
Nama Srikandi dapat diartikan memliki rumbai atau jambul. Hal ini sering dipahami sebagai simbol feminin dari istri Arjuna. Di sisi lain, Srikandi justru menampakkan sisi yang sangat maskulin (seperti aku :) ), seperti menyukai hal-hal yang berkenan dengan keprajuritan, jago naik kuda, jago berenang (seperti aku) dan pintar mengatur strategi peperangan. Tidak heran jika Srikandi juga di kenal sebagai jago memanah hati.

Dalam salah satu lakon pewayangan, Srikandi di gambarkan menduduki senopati (panglima) untuk pasukan Pandawa dalam perang di Kurusethra melawan Kurawa. Bahkan Arjuna berhasil membunuh Bisma ( bosnya kurawa ) melalui bantuan Srikandi ( katanya sich .. ) Bisma yang berhadapan dengan Srikandi, hanya terdiam dan menjatuhkan senjatanya (lemas dan loyo). Saat itulah Arjuna melepaskan panahnya ke arah Bisma, dan Bisma pun gugur.

Konon, Bisma terdiam menatap Srikandi karena terpesona oleh kecantikannya dan kemolekan srikandi dan Ia mempercayai Srikandi adalah titisan Dewi Amba yang pernah ditolak Bisma, sewaktu perempuan itu mengajaknya menikah. Lalu Dewi Amba bersumpah akan menitis menjadi ksatria yang menyebabkan kematian Bisma di medan perang. kayaknya, kaum cowok harus mulai hati-hati kalau mau menolak perasaan perempuan, hehehe …

KUNTHI
Perempuan inilah yang melahirkan Pandawa Lima, yaitu Yudhistira, Bima, Arjuna dan Nakula dan Sadewa. Tidak heran jika kemudian dianggap teladan bagi sosok ibu yang anaknya berhasil jadi orang sukses. Namun disisi lain, Kunthi pun diceritakan pernah membuang anaknya sendiri , Karna, ke sungai. Anak tersebut adalah hasil hubungannya dengan Dewa Surya. Namun Kunthi khawatir dan takut masyarakat luas tidak bisa mengerti bagaimana ia bisa punya bayi dari Dewa Surya. Oleh karena itu, ia menghanyutkan bayi tersebut. Untungnya seorang kusir pedati menemukannya dan membesarkan Karna sampai ia menjadi Panglima Perang yang hebat yang berpihak pada Kurawa.

Lalu Kunthi menikah dengan Pandu. Dari perkawinan inilah kemudian lahir Pandawa lima. Dalam perang Bharatayudha melawan Kurawa, Pandawa berhadapan dengan Karna, panglima perang Kurawa. Saudara satu Ibu ini bertarung di medan perang dengan di saksikan oleh Kunthi, ibu mereka sendiri.
Kebayang dong rasa hati Kunthi ketika menyaksikan peperangan anaknya sendiri ..?

ANGGRAINI
Dewi Anggraini adalah cewek yang berani menodai imej Arjuna, sebagai cowok player yang dipuja dan dikejar-kejar oleh banyak perempuan. Maklum, saat itu keseksian Arjuna memang mirip Justin Timberlake yang punya fans dimana-mana, hehehe … Nah cuma Anggraini satu-satunya perempuan yang pernah menolak cinta Arjuna karena kesetiaan pada suaminya. Tidak heran jika Dewi Anggraini digambarkan sebagai wanita yang jujur, setia dan baik hati pula.

Alkisah, Dewi Anggraini adalah istri Bambang Ekalaya ( bukan Bambang suka loyo lho … ), seorang ksatria yang sangat mahir dalam memanah. Suatu hari ketika Guru Dorna ( bukan Guru Dorce lho .. ), yang mengajar Bambang Ekalaya memanah, meminta Bambang memotong jarinya sendiri. Selain itu Dorna juga memecat BambangEkalaya sebagai muridnya. Belakangan ia mengetahui, Arjuna lah yang meminta Dorna melakukan hal-hal tersebut kepada dirinya. Alasannya , Arjuna tidak ingin kemampuannya memanah tersaingi oleh Bambang Ekalaya. Selain itu, Arjuna juga menginginkan Dewi Anggraini menjadi istrinya.
Untuk mendapatkan Dewi Anggraini, Arjuna menantang Bambang Ekalaya untuk adu panah. Setelah beberapa kali pertandingan, Arjuna tertinggal jauh. Hingga suatu ketika, dengan cara yang licik, Arjuna menipu Bambang Ekalaya dan berhasil menghujamkan panahnya di dada Bambang Ekalaya dan ia pun tewas. Walau Bambang telah mati, Dewi Anggraini tetap menolak dinikahi Arjuna. Ia lebih memilih bunuh diri dan mati bersama suaminya daripada harus menikah dengan Arjuna.

DRUPADI
Ada banyak versi mengenai sosok Drupadi ini. Ada versi yang menyatakan bahwa Drupadi adalah satu-satunya karakter wayang yang melakukan Poliandri (menikah dengan lebih dari satu pria). Lima pria yang dinikahi Drupadi tersebut adalah Ksatria yang dikenal sebagai Pandawa Lima , yaitu Yudhistira, Bima, Arjuna dan Nakula – Sadewa. Namun dalam versi lain Drupadi digambarkan hanya memiliki 1 suami yaitu Yudhistira ( menurutku sih emang suaminya satu .. tapi selingkuhannya banyak ) hehehe …

Sepotong kisah hidup Drupadi dalam dunia ewayangan yang paling terkenal adalah saat Yudhistira, suaminya berjudi dengan Dursasana. Setelah melewati perjudian yang alot dan seru, Yudhistira menderita kekalahan yang besar, Bukan cuma negara dan saudara-saudaranya yang dijadikan bahan taruhan, bahkan istrinya sendiri, Drupdai pun dijadikan bahan taruhan. Ketika Yudhistira kalah, Drupadi harus merelakan dirinya untuk diambil Dursasana. Namun, sebelum ia menyerahkan diri, Drupadi berdoa memohon perlindungan kepada Dewata sehingga terjadi keghaiban.
Ketika Dursasana berusaha menelanjangi Drupadi di arena judi, kain pembungkus tubuh Drupadi tidak pernah habis. Semakin Dursasana menarik kain Drupadi, maka semakin panjang kain tersebut. Konon, saking panjangnya kain itu bisa menutupi seluruh area kerajaan ( atau sepanjang jalan anyer dan jakarta ). Drupadi pun terhindar dari perlakuan memalukan Dursasana dan mampu membela dirinya sendiri, tanpa dibantu suaminya yang terkenal sebagai ksatria hebat itu.

BANOWATI
Cewek yang cantik ini adalah putri bungsu Prabu Salya, Raja Mandaraka dengan permaisuri Dewi Pujawati alias Setyawati. Dalam dunia pewayangan Banowati digambarkan memiliki karakter yang luar biasa, terutama dalam hal cinta. Hal tersebut tercermin dalam salah satu kisah yang menceritakan pernikahan Banowati dengan Prabu Duryudana. Sebelum menikahi Prabu Duryudana, Banowati menjalin hubungan dengan Arjuna. namun lamaran Duryudana juga tidak mmungkin ditolak oleh ayahnya, Prabu Salya. Menolak berarti menghina dan bisa saja berbuntut peperangan. Namun di sisi lain, Banowati pun tidak menginginkan hubungannya dengan Arjuna putus.

Namun bukan banowati namanya, jika tidak punya strategi. Ia setuju menikah dengan Duryudana, namum ada syaratnya. Banowati meminta “di rias” oleh Arjuna selama satu hari satu malam. Dalam ruang rias tersebut hanya ada Banowati dan Arjuna ( mungkin mereka memadu kasih, siapa tahu .. kan nggak ada orang lain lagi). Hal ini menggambarkan betapa Banowati mampu “mengatur” cintanya pada Arjuna, namun juga menyelamatkan keluarganya dari amukan Duryudana ( Hastina)

http://srikandi19.blogspot.com

Bagaimana Ramalan Harian, Ramalan Zodiak Harian, Ramalan Mingguan, Zodiak Mingguan, Ramalan Zodiak Mingguan Anda?

Cek Harga HANDPHONE, MOTOR dan Harga Lainnya di www.harganya.com!

Facebook

Twitter