Padahal Masih Pacaran….







Harga Handphone, Harga Blackberry, Harga Laptop, Harga Mobil, Harga Motor

DAPATKAN BUKU GRATIS DARI BUKUKITA.COM, CARANYA KLIK DISINI!!!

Boy dan Anggi adalah siswa kelas 3 SMP di salah satu sekolah negeri Bekasi. Keduanya adalah sepasang kekasih yang baru saja merenda hubungan cinta sejak sepekan yang lalu. Keduanya sepakat berkata kepada orang banyak dan menyatakan dirinya adalah pasangan kekasih.

Sehingga dengan hal tersebut mengangkat sebuah barrier pengaman jikalau nanti ada orang lain yang mengaku-aku pacar atau sedang pdkt dengan salah satu diantara mereka. Maksud mereka jelas, yakni eksistensi sebuah hubungan percintaan, yang kini dikenal dengan sebutan pacaran. Sebulan berjalan hubungan tersebut, tingkah-polah yang ditunjukkan sudah sangat luar biasa, pergi senantiasa berdua. Dimana ada Boy disana ada anggi. Bahkan klimaksnya ialah mereka sering terlihat bercumbu mesra. Padahal masih pacaran namun sudah layaknya suami isteri.

Beda dengan Boy serta Anggi, kasus lain ialah terjadi dibangku tingkat jenjang sekolah lebih tinggi terjadi pada Fitri dan Bayu, keduanya adalah pelajar tingkat SMA kelas 3. ternyata beda usia beda gaya. Semakin tinggi jenjang pengetahuan dan wawasan maka akan semakin berani untuk melakukuan tindakan lebih hebat meskipun statusnya di setiap jenjang ialah sama-sama bernama pacaran. Selidik punya selidik ternyata mereka berdua terkadang melakukan hubungan badan namun tidak sampai terjadi persetubuhan, atau istilah bekennya ialah petting. Lagi-lagi dikatakan pada mereka padahal masih pacaran..

Lebih hebat lagi ialah yang terjadi antara Ryan dengan Monica, mahasiswa salah satu perguruan tinggi negeri ternama seringkali kedapatan membawa Monica ke tempat kosnya. Bahkan tak jarang mereka berdua terdengar sedang saling merayu dan berdesah tak menentu seperti yang dikatakan tetangga tempat Ryan menyewa rumah petakan yang dibiayai oleh ortu untuk meneruskan amanah berkuliah. Padahal masih pacaran.

Semakin hebat lagi ialah, Pak Mono dan Indri. Pak Mono ialah salah seorang penggede ibaratnya disalah satu instansi pemerintah, jabatannya pun sudah lumayan tinggi. Beberapa anaknya telah lulus kuliah dan istrinya pun terkadang sibuk aktif dengan kegiatan perkumpulan wanita penggede di negeri ini. Sehingga si bapak pacaran lagi untuk menyalurkan aspirasi urusan bawah yang terhenti karena sang istri seringkali pulang-pergi. Baginya kalau mau pacaran langsung dengan yang masih muda, jangan setengah-setengah. Biarin uang terkuras toh yang penting puas. Padahal masih pacaran.

Tentunya masih akan ada sekian banyak sketsa dalam kehidupan anda yang terpampang didepan mata, baik berada dalam tataran gosip belaka ataulah kenyataan berbalut realita. Kesemua itu lagi-lagi terjadi karena adanya rasa cinta, yaps! lagi-lagi cinta mesti ternodai dan mesti diadili. Karena ulah sebagian orang semua terkena akibatnya. Penodaan atas nama cinta adalah bentuk kedzhaliman secara transparan lho.

Padahal masih pacaran, itulah kata yang senantiasa muncul dari setiap akhir kata fakta diatas. Mengapa demikian, karena begitulah wujud kongkrit yang ada saat ini. Framework telah terbentuk dan capstock telah tepatri. Inilah Indonesia, ketika budaya barat diserap sangat hebat sehingga menjadi lebih barat dibandingkan orang barat itu sendiri.

Miris menyaksikannya tapi inilah realita anak bangsa. Ingat! Bukan hanya pemuda, tapi bapak tua pun ikut menikmatinya. Fitnah terhebat antara kedua belah pihak. Adanya sesuatu yang ingin ditampakkan. Mereka para pemuda membalutnya dengan ucapan janji setia sehidup semati, yang tua gak mau kalah aksi dengan mengatakan cinta penuh berbalas komisi. Sehingga jangan salahkan setelah perjumpaan pertama apalagi yang akan terjadi nanti. Dimulai dari kenalan, nomor yang saling bertukaran, menjalar ke pegangan dan berujung pada tegangan.

Zina adalah istilah dalam Islam yang pas untuk hubungan terlarang seperti fakta diatas. Hubungan kebablasan tanpa ikatan. Hubungan yang berisi soal kelicikan dan kepengecutan kaum pria. Mereka hanya berani membina hubungan tak terikat sehingga jikalau suatu saat mereka bertemu dengan yang lebih menarik hatinya, maka ditinggalkanlah barang lama untuk mencuri ke hati lainnya. Dan kelalaian para wanita, terjerat akal bulus para pengobral dosa untuk turut serta mendampingi pangeran hati ke lembah neraka. Padahal aslinya adalah suatu penipuan besar-besaran. Benarlah apa yang dikatakan oleh rasulullah shalallahu ‘alayhi wa sallam soal zina ini

“Telah ditentukan atas setiap anak Adam bagiannya dari perbuatan zina, ia pasti melakukannya. Zina kedua mata adalah dengan memandang, zina kedua telinga adalah dengan mendengarkan, zina lisan adalah dengan berbicara, zina kedua tangan adalah dengan mengenggam, dan zina kedua kaki adalah dengan melangkah, sedangkan zina hati berkeinginan dan berandai-andai, dan kemaluan mempraktekkan keinginan untuk berzina itu atau menolaknya.” (HR. Muttafaqun ‘Alaih).

Jika demikian adanya, maka silahkan sendiri menggolongkan pacaran masuk kedalam ranah zina yang mana? Mau jawab kesemuanya boleh, mau jawab sebagiannya boleh tapi sebagiannya tidak dilakukan walaupun dihatinya tidak memberikan garansi tidak akan melanggar terlalu jauh. Dan tentunya jawaban berada ditangan anda wahai penganut madzhab pacaran.

Santai saja kawan, sebab yakinlah mereka yang senang untuk berzina maka akan berjodoh dengan orang yang memiiki kesamaan tabiat sama, sebagaimana Allah firmankan “Wanita-wanita yang keji adalah untuk laki-laki yang keji, dan laki-laki yang keji adalah buat wanita-wanita yang keji (pula), dan wanita-wanita yang baik adalah untuk laki-laki yang baik dan laki- laki yang baik adalah untuk wanita-wanita yang baik (pula). mereka (yang dituduh) itu bersih dari apa yang dituduhkan oleh mereka (yang menuduh itu). bagi mereka ampunan dan rezki yang mulia (surga).” (QS. An Nur : 26)

Penerapan ayat ini memiliki penjelasan bahwa laki-laki yang tidak baik, pasangannya adalah wanita yang tidak baik pula. Sebaliknya, wanita yang tidak baik, pasangannya ialah orang yang tidak baik pula. Haram hukumnya bagi laki-laki atau wanita yang baik untuk menikahi wanita atau lelaki yang baik. Nah sekarang tinggal anda penganut ideologi pacaran, lihatlah dari penjelasan ahli tafsir tersebut. Lha kok bisa-bisanya anda mengatakan bahwasanya pacar anda sekarang lebih baik dari anda, seringkali mengingatkan dan bersifat ngemong (membimbing), terkadang sangat perhatian, bahkan tak jarang terucap bahwasanya pacar saya sekarang lebih baik dari pacar-pacar sebelumnya. Apakah ini kamu anggap sebagai sebuah kebaikan padahal disisi Allah adalah mahligai keburukan. Maka hendaklah lihat kembali dengan porsi kebenaran sejati nan hakiki. Bukan kebenaran serta kebaikan berdasarkan ukuran hati yang kadangkala tak pasti.

Wallahu ‘alam bi shawwab….

Ciputat, Panti Jomblo yang katanya sebentar lagi akan dijual L

12 Rajab 1429 H / 15 Juli 2008

Disclaimer!!

Mohon maaf bila ada kesamaan fakta, nama, dan realita yang ada disekitar anda. Lagian siapa suruh pacaraaaaannnn

http://sobat-muda.com

Bagaimana Ramalan Harian, Ramalan Zodiak Harian, Ramalan Mingguan, Zodiak Mingguan, Ramalan Zodiak Mingguan Anda?

Cek Harga HANDPHONE, MOTOR dan Harga Lainnya di www.harganya.com!

Facebook

Twitter