Pasangan Matre Picu Perselingkuhan?







Harga Handphone, Harga Blackberry, Harga Laptop, Harga Mobil, Harga Motor

DAPATKAN BUKU GRATIS DARI BUKUKITA.COM, CARANYA KLIK DISINI!!!

Sebagian besar lelaki memiliki bakat untuk selingkuh dan sikap perempuan menjadi pendorong bakat itu berkembang. Karena sejumlah lelaki yang pernah selingkuh, menempatkan sikap pasangannya mencari tahu, sikap dan perilaku perempuan seperti apa yang paling dibenci oleh lelaki. Hasilnya ternyata materialistis dan cerewet.

Memang banyak yang mengatakan bahwa uang bukanlah segala-galanya. Tapi saat tidak memiliki uang maka orang akan melakukan apa saja. Lelaki yang tidak mampu menghasilkan uang untuk keluarganya sudah pasti dikelompokkan sebagai pasangan yang tidak bertanggungjawab. Hal ini akan membuat perempuan menjadi tidak respek atau bahkan tidak peduli pada pasangan yang tidak menghasilkan uang.

Sikap perempuan yang mendewakan uang dan mengukur segala sesuatunya dengan uang memang tidak pernah diakui secara terang-terangan. Atas dasar semua itu maka lelaki akan membenci sikap perempuan yang materialistis dan mendewakan uang. Yang tertanam dalam diri para lelaki adalah uang merupakan power yang sangat besar. Apalagi mereka menemukan kenyataan bahwa dirinya diukur dengan uang.

Jadi saat mereka memiliki posisi bagus, memiliki uang lebih maka mereka merasa bisa berbuat apa saja termasuk selingkuh. Sikap perempuan terhadap uang menjadi faktor pendorong lelaki selingkuh. Memang tidak semua lelaki seperti itu dan tidak semua perempuan mendewakan uang. Tapi mengingat lelaki sejak awalnya sudah memiliki bakat untuk selingkuh maka sikap dan pemahaman akan uang dalam rumah tangga harus dipertimbangkan sebaik-baiknya. Jangan sampai memiliki banyak uang tapi lelaki masih saja perempuan lain. Uang memang kebutuhan utama dan tidak ada yang bisa menyangkal. Tapi jika uang sudah mengalahkan kesetiaan, apakah anda bisa menerimanya?

Sikap lain yang dibenci lelaki adalah cerewet. Meski banyak perempuan yang berlindung dengan anggapan bahwa perempuan cerewet itu wajar dan normal adanya. Anggapan ini mungkin tidak sepenuhnya salah. Karena banyak lelaki yang maklum dan bersikap biasa-biasa saja dalam menanggapi kecerewetan perempuan.

Tetapi itu tidak bisa dijadikan alasan atau dasar untuk tetap mencereweti lelaki. Karena pada situasi tertentu atau pada masalah tertentu, kecerewetan anda bisa jadi virus yang merusak suasana hatinya. Jika anda cerewet karena belakangan ini pasangan anda banyak menghabiskan waktu dengan teman-temannya. Maka bisa jadi pasangan anda akan meledak karena anda dinilainya tidak bisa menghargai persahabatan mereka. Padahal, dia bisa jadi seperti yang sekarang karena jasa teman-temannya.

Kaum lelaki yang selalu dicerewetin pada hal yang menurutnya tidak patut diperlakukan seperti itu akan membuatnya merasa tidak nyaman berada di rumah. Sehingga dia akan memilih tinggal lebih lama di kantor atau mencari tempat yang membuatnya tenang, bebas dari omelan dan sebagainya. Bila anda tidak segera menyadarinya dan tidak segera mengambil langkah preventif maka situasi ini akan sulit anda kendalikan.

Kehadiran perempuan lain yang menenangkan hatinya, yang menyejukkan dan yang tidak membuatnya pusing tujuh keliling tentu bisa membuatnya tergelincir ke perselingkuhan. Karena menurut penelitian di atas, lelaki benci sekali dengan sikap perempuan yang cerewet. Jangan sampai kebenciannya memuncak pada anda yang membuatnya terdorong untuk mencari perempuan alternatif.

Yakin dan Optimis. Masalah dalam perkawinan memang selalu saja ada. Kunci suksesnya sebuah rumah tangga adalah bagaimana pasangan suami-istri menyelesaikan setiap permasalahan yang timbul. Hal ini menurut sejumlah peneliti perkawinan, sangat tergantung pada kepercayaan diri masing-masing pihak.

Mereka yang memiliki kepercayaan diri tinggi, cenderung bersikap ceria, terbuka dan bertanggung jawab. Jadi begitu ada masalah dalam perkawinan, mereka tidak serta-merta lari dari kenyataan. Seperti meninggalkan pasangannya, selingkuh dan bercerai. Mereka justru akan berupaya dengan sekuat tenaga untuk menyelesaikan permasalahan yang ada.

Di awal perkawinan, saat banyak kekurangan maka justru kasih sayang suami istri menjadi perekat yang kuat. Kekurangan suami relatif bisa dimaklumi istri karena hubungan baru berjalan belum lama, masih banyak hal yang belum diketahui. Demikian juga sebaliknya. Pemakluman ini tentu saja bisa terjadi karena adanya landasan kasih sayang yang kuat.

Tapi usia perkawinan semakin sedikit yang bisa dimaklumi masing-masing dan yang menonjol adalah unsur tuntutan. Suami menuntut istri agar begini dan begitu, begitu pula sebaliknya. Apakah ini suatu pertanda bahwa kasih sayang diantara mereka sudah mulai menipis. Jawabannya bisa iya atau tidak. Yang pasti adalah sudah saatnya anda dan pasangan mengevaluasi hubungan. Sehingga ada penyegaran dan tumbuh kembali pemakluman serta meredam semua tuntutan. Semoga berhasil. p2t

 

Bagaimana Ramalan Harian, Ramalan Zodiak Harian, Ramalan Mingguan, Zodiak Mingguan, Ramalan Zodiak Mingguan Anda?

Cek Harga HANDPHONE, MOTOR dan Harga Lainnya di www.harganya.com!

Facebook

Twitter