Rekan Kerja Dapat Promosi? Jangan Panas Dulu!







Harga Handphone, Harga Blackberry, Harga Laptop, Harga Mobil, Harga Motor

DAPATKAN BUKU GRATIS DARI BUKUKITA.COM, CARANYA KLIK DISINI!!!

Promosi jabatan yang diimpikan tak akan serta merta menghampiri jika Anda tak menampilkan performa kerja yang baik dan berprestasi, bukan?

Yuli merasa kesal karena rekan kerjanya baru saja mendapat promosi dari atasan, untuk menjabat posisi strategis tertentu di perusahaan tempatnya bekerja. Padahal, rekan kerjanya itu belum selama dirinya bekerja di perusahaan tadi. Akhirnya, Yuli jadi sering mengeluh dan bertanya-tanya, apa yang kurang dari dirnya. Nah, apakah Anda mengalami kondisi yang sama dengan Yuli?

Ya, bagaimana Anda tak merasa kesal bila rekan kerja lebih dulu mendapatkan promosi kenaikan jabatan dari atasan, padahal masa kerjanya lebih sebentar dibandingkan masa kerja Anda selama ini. Tak bisa dipungkiri, di dalam dunia kerja, pasti ada yang namanya persaingan antar sesama rekan kerja. Terutama, sesama rekan yang memang mulai merintis karier bersama-sama dari awal.

Lalu, apa yang akan Anda lakukan bila promosi tak kunjung datang menghampiri? Mungkin saja perasaan kesal, marah, kecewa, bahkan depresi akan menghantui pikiran Anda. Dan, hal-hal yang menganggu perasaan Anda tadi seringkali mendatangkan stress, yang tentu saja ujung-ujungnya akan merugikan diri Anda sendiri.

Nah, daripada Anda terus menerus merasa gusar, pusing, dan berlarit-larut meratapi nasib karena tak kunjung mendapatkan promosi dari pihak perusahaan, lebih baik simak beberapa tips berikut agar kehidupan karier Anda tetap menyenangkan dan membangkitkan semangat bekerja:

1. FOKUS PADA HAL-HAL POSITIF

Belajarlah untuk mengelola emosi Anda. Dan, jangan buru-buru merasa kecewa atau frustasi. Promosi yang tak kunjung menghampiri diri Anda, bukanlah merupakan akhir dari kehidupan Anda. Jadi, tetaplah fokus pada setiap pekerjaan utama Anda. Pertahankan kinerja baik Anda dan usahakan agar jangan sampai promosi rekan kerja tadi menjadi penghalang bagi kariet Anda untuk menghasilkan pretasi yang baik bagi perusahaan.

2. INTROSPEKSI DIRI

Jangan pernah malu mengakui kekurangan diri sendiri. Menurut pepatah, “Orang pintar, tak pernah malu mengakui kelemahan-kelemahannya, sedangkan orang bodoh tak pernah mau mengakui kekurangan yang dimilikinya”. Jadi, jujurlah pada diri sendiri dan intropeksi, apa yang menyebabkan promosi jabatan melewati Anda, dan justru hinggap pada rekan kerja.

Dengan berkaca secara jujur, maka Anda akan menemukan kekurangan-kekurangan pada diri sendiri, sesuai dengan ekspektasi yang diminta perusahaan. Dengan menyadari kekurangan diri sendiri, artinya Anda telah belajar. Belajar untuk memperbaiki diri, terus dan terus lagi.

Tak ada manusia sukses yang tak pernah gagal. Justru lewat kegagalan, kesuksesan akan datang. Layaknya Sir Thomas Alfa Edison, jika beliau tak pernah gagal sampai ribuan kali, maka tak akan pernah ada yang namanya lampu hingga saat ini. Oleh karena pernah mengalami suatu kegagalanlah akhirnya ia bisa menemukan terang, yang juga berguna bagi seluruh umat manusia di dunia ini. Jadi, jangan pernah takut gagal! Belajarlah dari kegagalan dan kembalilah berprestasi!

3. ANDA ADALAH PEMENANGNYA!

Setiap manusia berhak untuk sukses! Tak ada seorang pun yang dilahirkan menjadi pecundang. Jadi, jangan berkecil hati dulu. Belum tentu rekan kerja yang mendapatkan kenaikan jabatan, lebih baik dari Anda. Belum mendapatkan promosi bukan berarti Anda kalah.

Kemenangan tidak ditentukan dari jabatan yang Anda sandang, melainkan dari apa yang bisa dan telah Anda hasilkan bagi kemajuan perusahaan dan diri sendiri, serta sebagai manusia yang bisa memberi kontribusi bagi orang-orang disekeliling Anda. Jika Anda telah berhasil menjadi manusia yang bisa berguna bagi orang banyak, dan mampu berbagi dengan tulus, itulah kunci dari kesuksesan!

4. HATI SELUAS SAMUDERA

Mungkin Anda masih ingat judul sinetron lama berjudul Hati Seluas Samudera? Nah, milikilah hati seluas samudera di dalam hubungan kerja dengan sesama rekan kerja di perusahaan tempat Anda bekerja saat ini. Bila rekan kerja mendapat promosi, ucapkan selamat dengan tulus kepada dirinya. Ingat, dengan tulus!

Ketulusan hati akan tercermin dari sikap dan senyum yang Anda sunggingkan, tanpa ada perasaan dendam dan iri hati. Buang jauh-jauh perasaan negative, yang tentu akan merugikan diri Anda sendiri di kemudian hari. Yang terpenting, jangan berubah sikap pada rekan kerja yang mendapat promosi tadi. Jadilah diri sendiri, layaknya Anda selama ini, yang dikenal dengan segala kebaikan hati Anda, oleh rekan-rekan kerja lainnya.

5. BE CREATIVE!

Bila Anda seorang profesional yang selalu mengandalkan kenaikan jabatan dengan peningkatan pendapatan, kini saatnya Anda mulai memikirkan paradigma lain. Mulailah untuk menjadi pribadi yang lebih kreatif. Misalnya, untuk menambah penghasilan setiap bulan, Anda bisa sambil menjalankan usaha kecil-kecilan.

Tapi, sebaiknya Anda harus mencermati terlebih dulu agar usaha sampingan yang Anda lakukan tidak sampai mengganggu kinerja dan aturan yang berlaku di perusahaan tempat Anda bekerja. Misalnya, berjualan gorengan, kebab, pakaian dan mainan anak, atau bermacam motif sprei tempat tidur yang cantik. Hari gini, jangan hanya bergantung dari gaji bulanan saja, dong! Jadilah manusia yang kreatif!

6. KEJARLAH DAKU KAU KUTANGKAP

Seringkali, sebagai pekerja kantoran, Anda terlena oleh keadaan yang kerap disebut sebagai comfort zone. Yakni, keadaan yang aman, nyaman, lohjinawi. Sebagai karyawan, Anda menempatkan posisi pada keadaan yang menjadi terasa kurang memiliki tantangan. Mungkin banyak dari Anda berfikir, buat apa susah-susah berpikir soal pekerjaan, toh meski bekerja dengan santai alias tidak ngoyo, pundi-pundi bulanan Anda tetap terjaga.

Salah! Jangan tertipu dengan comfort zone! Karena, kondisi ini bisa menjadi faktor kemandekan dalam kehidupan karier Anda. Jadi, jangan hanya menunggu kebaikan hati atasan atau perusahaan untuk memberikan promosi secara cuma-cuma kepada Anda. Dan, bila Anda telah berusaha keras namun promosi tak kunjung jatuh ketangan Anda, silakan memburunya, dengan cara yang halal tentunya.

Menunggu, sering diartikan sebagai tindakan pasif. Sedangkan mengejar, diartikan sebagai hal yang positif dan aktif. Oleh karena itu, secara positif, aktiflah mengejar promosi yang Anda impikan. Tingkatkan kinerja Anda. Perbaharui komitmen dalam diri Anda, untuk terus dan terus lagi memberikan kontribusi yang terbaik. Pacu adrenalin Anda setiap hari, untuk aktif secara inisiatif. Kembangkan diri secara maksimal, di bidang pekerjaan yang Anda tekuni. Jangan menunggu kesuksesan menghampiri, tangkaplah!

7. MELONTARLAH

Bila promosi tak kunjung datang, padahal Anda telah menempuh waktu yang cukup lama bekerja di perusahaan, mungkin inilah saatnya Anda harus mulai memikirkan strategi karier selanjutnya. Tidak mungkin untuk terus bertahan di satu perusahaan yang tidak memberikan kesempatan pada diri Anda untuk mendapatkan penghargaan, seperti layaknya mendapatkan promosi, bukan?

Bisa jadi, justru inilah momentum paling tepat bagi Anda untuk “melontarkan” diri ke perusahaan lain. Persiapkan strategi yang benar-benar matang. Carilah dengan jeli peluang-peluang yang ada di sekitar Anda. Cermati secara seksama, dan jangan lupa, perbaharuilah CV lama Anda.

Raihlah kesempatan yang terbuka lebar di luar sana. Dan, tinggalkan jejak yang baik di perusahaan Anda bekerja selama ini. Andalah yang menentukan kesuksesan sendiri, bukan orang lain ataupun organisasi. Berjuanglah untuk itu, karena Anda layak mendapatkannya.

Selamat melontar!

 

Bagaimana Ramalan Harian, Ramalan Zodiak Harian, Ramalan Mingguan, Zodiak Mingguan, Ramalan Zodiak Mingguan Anda?

Cek Harga HANDPHONE, MOTOR dan Harga Lainnya di www.harganya.com!

Facebook

Twitter