Selingkuh? Bisakah Menjadi Cinta Sejati…?







Harga Handphone, Harga Blackberry, Harga Laptop, Harga Mobil, Harga Motor

DAPATKAN BUKU GRATIS DARI BUKUKITA.COM, CARANYA KLIK DISINI!!!

Percayakah kamu bila kamu selingkuh ternyata bisa saja justru pasangan kamu itulah pasanganmu dalam cinta… Masak siyy?? Walau cerita klasik zaman dahulu kala, kata yang punya hikayat bahwa bila kamu dengan ‘doi‘mu sudah saling mengenal bisa membuatmu memperoleh hubungan langgeng dan abadi…

Ini sebuah penelitian loh… Sebagian besar memegang ‘nilai lama’, hubungan ‘intim’ bila memang keadaan memungkinkan, atau keadaan layak untuk melakukannya – katakanlah sudah sah, begitu. 56 persen dari 642 orang dewasa dalam penelitian mengaku keadaan ‘sah’ tersebut membuat hubungan mereka sehat dan berkualitas… :)

“Ada sesuatu tentang karakteristik orang-orang yang menunggu sebelum melakukan hubungan seks yang dihubungkan dengan hubungan yang lebih berkualitas,” kata Anthony Paik, profesor sosiologi dari University of Iowa.

Pacaran sebagai tahap penjajagan itu rupanya perlu, yaa…. Itu kata si Paik dalam tulisannya di jurnal Penelitian Ilmu Sosial. Tentu dong… Katakanlah sebagai sebuah cara melakukan evaluasi dan menilai pasangan secara jernih saat kesempatan tersebut.

Yang menjadi persoalan sekarang dan pertanyaan buat sang profesor, sering terlihat bila ada sepasang insan yang katakanlah saling suka, atau dalam situasi ‘pacaran‘, yang terjadi mereka membuat hubungan itu malahan menjadi tidak sehat. Pasangan ini bila mesra, nggak ketulungan, perilaku mesra seolah-olah mereka sudah suami istri beneran, kalau sang pacar jatuh, terus cara memperhatikannya sangat over acting – istilah anak sekarang lebaayy… Bahkan sudah dalam kategori over possesif, kemana saja ditelpon, dicari mulai pagi hari hampir-hampir setiap setengah jam, bosan bukan…???

Lebih lebaayy lagi pasangan seperti ini kalau membuat status di situs jejaring sosial facebook, status ‘Married‘….. Hahahahaaaaa…….. Mau menunjukkan sayang, tapi yang terlihat adalah sikap ridiculous – konyol……

Dalam keadaan hubungan semakin dekat dan mesra, bagaimana dengan hubungan intim?

“Perdebatan itu adalah ‘mengapa kita tidak bisa berhubungan seks sekarang?” Laki-laki cenderung ingin sesegera mungkin berhubungan intim, kadang-kadang si perempuan karena situasi (dan rasa sayang berlebih) menjadi permissif, maka terjadilah hubungan itu.

Ooohh….. Kamu akan kehilangan “banyak” informasi bila sedikit tenang dan menggunakan rasio – nalar. Tapi apa bisa, perempuan cenderung emosional, bila cinta, permintaan ‘doi’ disetujui saja. Rugi deh… Cobalah. Kamu barangkali perlu lebih tahu siapa si ‘doi’, perangainya, sikap-sikapnya, kecenderungannya, dan banyak informasi lagi kamu perlu tahu tentang si dia… Jangan juga, sampai bila suatu saat kamu buru-buru menikah, kemudian dengan bisik-bisik beberapa tamu bertanya, “Qo, baru kenal beberapa bulan sudah nikah yaa…???“

Katakanlah seperti situasi di dunia bisnis. Jangan cepat beli barang, lihat dulu, periksa kualitas, manfaat apa yang bisa diperoleh dan sebagainya…..

Tapi…. Humm… Ini ada lagi bila kamu nggak tahan niyy… Misalkan saja kebablasan, blooong…. Hubungan intim kepalang terjadi, jangan panik. Segera berpikir, selalu ada jalan terbaik sehingga hubungan positif dapat diperjuangkan.

“Rata-rata, proses memang penting dalam meningkatkan suatu kualitas hubungan, biarkan informasi yang kamu peroleh membantu kamu mengambil keputusan…..“

Sebaik-baiknya suatu hubungan, memang bertindak dini tentang siapa dulu si dia ini, lebih menuntun kepada hubungan sehat. Bukankah kamu tidak ingin sekedar menjadi permainan para petualangan di luar sana? Mencari pasangan selingkuh sekedar hubungan dalam suatu hubungan tanpa diimbangi rasa romantis, mengingat tahu sama tahu siapa dia, hubungan singkat – suatu hubungan berkualitas rendah, menghabiskan waktu walau ada sisi romantis disana, yang pada akhirnya diiringi rasa sakit. Siapa memanfaatkan siapa. Humm…..

Cinta sejati mungkin saja dari hubungan ini, dari pasangan selingkuhmu. Aiiyyhh……
Tapi janganlah…

(Diolah dari kompas.com/New York report)

Bagaimana Ramalan Harian, Ramalan Zodiak Harian, Ramalan Mingguan, Zodiak Mingguan, Ramalan Zodiak Mingguan Anda?

Cek Harga HANDPHONE, MOTOR dan Harga Lainnya di www.harganya.com!

Facebook

Twitter