Seri TEMPO Bapak Bangsa : Sukarno, Hatta, Sjahrir





Harga Handphone, Harga Blackberry, Harga Laptop, Harga Mobil, Harga Motor

DAPATKAN BUKU GRATIS DARI BUKUKITA.COM, CARANYA KLIK DISINI!!!

Seri TEMPO Bapak Bangsa : Sukarno
Empat puluh tahun sejak meninggal, wajah dan nama Sukarno tetap dikenang oleh bangsa Indonesia dan dunia. Ia tetap menjadi simbol revolusi Indonesia sepantaran Che Ghuevara bagi Kuba. Foto-foto masih mudah ditemui dari dalam pigura rumah sampai ke halaman Facebook.

Buku ini berisi reportase Majalah Mingguan TEMPO mengenai kehidupan Sukarno. Tidak saja pemikiran, buku ini membahas petualangan, hingga asmara mereka sampai ke kamar tidur.

Seri TEMPO Bapak Bangsa ini merupakan bagian seri-seri reportase TEMPO lain.

Seri TEMPO Bapak Bangsa : Hatta
Sekiranya masih hidup dan diminta memerikan situasi Republik Indonesia di awal abad ke-21, Mohammad Hatta hanya perlu mencetak-ulang tulisannya yang pernah terbit pada 1962: “Pembangunan tak berjalan sebagaimana semestinya…. Perkembangan demokrasi pun telantar karena percekcokan politik senantiasa. Pelaksanaan otonomi daerah terlalu lamban sehingga memicu pergolakan daerah.”

Buku ini memaparkan sepak-terjang Mohammad Hatta, salah seorang Bapak Bangsa Indonesia dari pemikiran sampai ke asmara. Isi buku ini pernah dilaporkan dalam edisi khusus Majalah Berita Mingguan TEMPO sepanjang 2001-2009. Jauh di masa hidupnya, Hatta telah menerawang pahit-getir perjalanan Republik Indonesia sehingga sering disebut “melampui zaman”.

Menurut Mohammad Hatta, demokrasi dapat berkalan baik jika ada rasa tanggung jawab dan toleransi di kalangan pemimpin politik. Sebaliknya, menurut dia, “Perkembangan politik yang berakhir dengan kekacauan, demokrasi yang berakhir dengan anarki, membuka jalan untuk lawannya: diktaktor.”

Seri TEMPO Bapak Bangsa : Sjahrir
“Man wijf!” begitu Sutan Sjahrir kepada Sukarno karena tak bernyali memproklamasikan kemerdekaan Indonesia segera setelah berita kekalahan Jepang beredar. Sjahrir ialah salah seorang yang paling keras mendesak Sukarno dan Hatta untuk memproklamasikan kemerdekaan Indonesia pada Agustus 1945.

Sjahrir termasuk Bapak Bangsa yang radikal, namun tidak suka melawan musuh dengan kekerasan. Sjahrir percaya pada perjuangan diplomasi untuk mempertahankan kemerdekaan Republik Indonesia. Prinsip ini lah yang membuat Sjahrir berseberangan dengan Tan Malaka dan Jenderal Soedirman. Kendati demikian, kemasyhurannya terpateri dalam nama Sjahrirstraat di Leiden, Netherlands.

Masih banyak laporan menarik Majalah Berita Mingguan TEMPO yang mengisi buku tentang perjuangan, sampai kematian tragis salah satu Bapak Bangsa Indonesia ini.

Seri TEMPO Bapak Bangsa : Sjahrir
Penulis: Tim Buku Tempo   (Kepustakaan Populer Gramedia)
Nilai rata-rata: dari 0 resensi
Rekomendasikan buku ini
Rp 45.000
Hemat Rp 6.750
Rp 38.250
Seri TEMPO Bapak Bangsa : Hatta
Penulis: Tim Buku Tempo   (Kepustakaan Populer Gramedia)
Nilai rata-rata: dari 0 resensi
Rekomendasikan buku ini
Rp 45.000
Hemat Rp 6.750
Rp 38.250
Seri TEMPO Bapak Bangsa : Sukarno
Penulis: Tim Buku Tempo   (Kepustakaan Populer Gramedia)
Nilai rata-rata: dari 0 resensi
Rekomendasikan buku ini
Rp 40.000
Hemat Rp 6.000
Rp 34.000
Bagaimana Ramalan Harian, Ramalan Zodiak Harian, Ramalan Mingguan, Zodiak Mingguan, Ramalan Zodiak Mingguan Anda?

Cek Harga HANDPHONE, MOTOR dan Harga Lainnya di www.harganya.com!

Facebook

Twitter