Setiap Pria Mestinya Didampingi Empat Wanita







Harga Handphone, Harga Blackberry, Harga Laptop, Harga Mobil, Harga Motor

DAPATKAN BUKU GRATIS DARI BUKUKITA.COM, CARANYA KLIK DISINI!!!

Ini tidak berkait dengan doktrin agama manapun. Cuma efek samping sebuah obrolan pembunuh waktu dengan seorang kawan. Menurut dia, idealnya seorang pria memang punya (baca: memperistri) empat wanita, yang mendampinginya menjalani kehidupan.

Wanita pertama adalah sosok Permaisuri. Inilah pendamping nomor wahid, yang akan meneruskan keturunan, yang mendampingi dalam acara dan “penampakan” resmi.

Kualifikasi: anggun, modis, berwibawa, dst.

Wanita kedua adalah sosok Ibu. Lelaki sebenarnya makhluk paling tidak bisa mandiri. Dia juga lemah di dalam sana, walau selalu berusaha kelihatan kuat dan tegar. Jadi sosok ibu inilah tempat dia menelungkupkan wajah, saat takut melihat ke depan, saat remuk dikepung kegagalan.

Kualifikasi: yup, berjiwa keibuan dong. Betis kesebelasan tidak direkomendasikan.

Wanita ketiga adalah sosok Sahabat. Nah, ini temen ketawa-ketiwi, jalan-jalan, ngebahas ini itu.

Kualifikasi: cerdas, ngocol, sikap hidup positif, tomboy dikit gpp.

Dan inilah dia, wanita keempat: Sparring partner di tempat tidur.

Kualifikasi: high voltage desire, khatam dan hapal buku kamasutra, dan tentu saja fisik dan jantung yang sehat.

*****

Sepertinya menyenangkan ya… Khusus buat para pria, diberi kesempatan untuk membayangkannya. :D Dan saya munafik, bila menolak presentasi kawan saya tadi itu, yang jujur saja sangat menggiurkan.

Masalahnya, bagaimana jika para wanita juga menutut punya empat pria yang mendampinginya dalam mengarungi kehidupan: mereka yang akan diposisikan sebagai pangeran, sosok ayah, sahabat, dan pejantan tangguh?

Lagi-lagi persoalan reciprocal. Bila Anda tak siap digilir, mengapa berencana menggilir? Bila Anda mengeluhkan bagaimana dia tidak bisa memenuhi segala kebutuhanmu terhadap seorang pendamping hidup, apa pula yang membuat Anda yakin telah memenuhi sekian persen saja harapannya dari seorang penjaga hati?

*****

Tapi soal empat “jenis” tadi menarik juga. Barangkali tantangannya adalah, bagaimana Anda bisa memerankan (sedikitnya) empat posisi tadi. Ada masanya Anda dibutuhkan sebagai seorang pejantan atau betina yang binal, dan ada pula waktunya Anda diharapkan bisa “sabar” untuk menjadi seorang ibu atau ayah, atau bisa asyik untuk menjadi seorang sobat.

Kemampuan untuk (saling) membaca kebutuhan pasangan itu, barangkali salah satu jawaban penting, bagi problem hubungan jangka panjang dengan komitmen. Kyknya, salah memposisikan diri emg bakal terasa menjengkelkan deh.

Bayangkan, Anda ingin sekali sekadar ngobrol ngalur ngidul dengan suami, yang berarti menginginkannya sebagai seorang sahabat, eh, dia malah berulang-ulang mengirimkan sinyal tentang “rasa gatal” di tubuhnya.

Atau sebaliknya, Anda ingin sekali menunjukkan kepada rekan-rekan betapa cantik dan anggunnya permaisuri Anda, eh, beliau malah tampil seperti emak-emak beneran.

Btw, menurut Anda sosok mana yang paling penting?

 

Bagaimana Ramalan Harian, Ramalan Zodiak Harian, Ramalan Mingguan, Zodiak Mingguan, Ramalan Zodiak Mingguan Anda?

Cek Harga HANDPHONE, MOTOR dan Harga Lainnya di www.harganya.com!

Facebook

Twitter