Ban Asal Indonesia Tak Terbukti Dumping di Mesir




DAPATKAN BUKU GRATIS DARI BUKUKITA.COM, CARANYA KLIK DISINI!!!

Pemerintah Mesir menghentikan penyelidikan anti-dumping atas produk ban kendaraan (Passenger Car Tire & Light Truck Tire) asal Indonesia.
Penyelidikan yang dilakukan selama satu setengah tahun tak berhasil membuktikan tuduhan tersebut. Pernyataan ini tertuang dalam siaran pers yang diterbitkan Asosiasi Perusahaan Ban Indonesia, yang ditandatangani ketuanya, Aziz Pane, Senin (10/3).

Sebelumnya, Komite Anti-Dumping Mesir (KADM) pada tanggal 16 Agustus 2006 resmi menyatakan memulai penyelidikan (inisiasi) anti-dumping terhadap Indonesia bersama negara-negara lainnya yaitu India, Thailand dan Turki. Perusahaan-perusahaan ban Indonesia yang dituduh melakukan praktek dumping, adalah PT Gadjah Tunggal, PT Multi Strada Arah Sarana, Tbk, PT Elang Perdana Tyre Industry, PT Intirub, Tbk, dan PT Industri Karet Deli.
Selama periode penyelidikan itu, akses pasar ekspor produk ban Tanah Air mengalami gangguan. Padahal, Mesir merupakan salah satu pasar di antara 80 negara tujuan ekspor produk ban asal Indonesia. Nilai ekspor rata-rata per tahun 2003-2006 mencapai 15.627.614 dollar AS, atau rata-rata 83,9 persen dari total ekspor seluruh produk ban ke Mesir, atau 5,7 persen dari total ekspor produk ban sejenis ke seluruh dunia.

Hasil penyelidikan yang dilakukan oleh KADM yang memakan waktu maksimum untuk sebuah penyelidikan, menunjukkan tidak terdapat bukti praktek dumping, dan tidak ada kerugian yang disebabkan oleh produsen/eksportir ban Indonesia. Oleh karena itu untuk kasus ini tidak ada pengenaan sanksi bea masuk anti-dumping dan dinyatakan kasus ini ditutup. Pernyataan ini telah disampaikan kepada Duta Besar R.I. untuk Turki di Cairo Nomor 116 tanggal 4 Maret 2008 silam.

Bagaimana Ramalan Harian, Ramalan Zodiak Harian, Ramalan Mingguan, Zodiak Mingguan, Ramalan Zodiak Mingguan Anda?

Cek Harga HANDPHONE, MOTOR dan Harga Lainnya di www.harganya.com!