Didiagnosis Kanker? Tetaplah Positif







Harga Handphone, Harga Blackberry, Harga Laptop, Harga Mobil, Harga Motor

DAPATKAN BUKU GRATIS DARI BUKUKITA.COM, CARANYA KLIK DISINI!!!

Ketika seseorang diberitahu bahwa ia menderita kanker, sejumlah pertanyaan muncul dalam benaknya:
“Apakah saya akan segera mati?,
“Bagaimana nasib anak-anak saya?”,
“Bagaimana dengan biaya pengobatannya?”

Menurut Sali Rahadi Asih, MPsi, dari lembaga konsultasi psikologi, reaksi-reaksi yang timbul setelah mendengar diagnosis kanker dari dokter merupakan hal yang normal.
“Ada yang menanggapinya dengan positif, seperti merasa ini adalah teguran dari Tuhan, namun tak sedikit yang menjadi putus asa, stress, down, sedih, atau takut. Ini semua hal yang wajar,” paparnya.

Reaksi yang timbul merupakan akibat dari situasi tak terduga yang kita hadapi.
Siapa pun tak akan menduga atau bahkan tak ingin terkena kanker.
Situasi tersebut membutuhkan penyesuaian diri dari pasien.
Misal, adanya perubahan gaya hidup, melakukan serangkaian pemeriksaan kesehatan, hingga perlu disiplin minum obat.

Bila kita didiagnosis mengidap kanker, tentu ini bisa mengubah hidup.
Bukan hanya kehidupan sehari-hari yang akan berubah, hubungan dengan orang lain, serta pandangan hidup pun akan terpengaruh.
Namun, dampak tersebut tidak harus negatif.

Dengan sikap hidup positif, pasien kanker bisa menjadi termotivasi untuk terus menikmati hidup.
Sikap hidup positif yang dimaksud antara lain mensyukuri setiap hal, memiliki tujuan, berencana untuk mencapai tujuan, serta yakin dan mampu mengalahkan kanker.

Jangan berkecil hati jika pada awalnya merasa sangat sulit melakukan semua “teori” tersebut.
Yang terpenting, jika menemui masalah, cobalah membuka diri atau bahkan berbagi dengan orang lain.
Seperti dengan keluarga ,sahabat dan kerabat.
Cara pasien menanggapi diagnosis kanker juga berbeda-beda.
Ada yang justru menjadi bersemangat untuk mencari tahu tentang penyakitnya.
Mereka penasaran dengan apa yang terjadi dalam tubuhnya.
Atau, bahkan ada yang tak ingin diketahui oleh siapapun karena alasan alasan yang masuk akal, misalnya tak ingin” capek” untuk selalu harus berulang ulang menceritakan apa dan bagaimana ia bisa mengidap kanker, atau pengobatan apa yang dipilihnya, bahkan hingga sekedar mendengarkan saran saran pengobatan, karena toh pada dasarnya tak ada seorangpun di dunia ini yang ingin terkena kanker.
Karena, bisa jadi ini akan menambah beban baru bagi diri pasien sendiri.

Pada umumnya pasien berusaha mendekatkan diri dengan Tuhan untuk mendapatkan kedamaian hati.
Selain membutuhkan dukungan dari orang orang terdekat di keluarga, yang biasanya mampu menambah energi kekuatan untuk melawan kankernya.
Pasien juga sebaiknya memiliki komunikasi yang lancar dengan orang-orang terdekatnya.
Bertemu dengan suport group (sesama penderita) juga sangat membantu untuk saling berbagi dan mendukung sehingga dukungan emosi terpenuhi.
Dengan demikian, hidup bersama kanker tidak hanya mungkin terjadi, tapi juga bisa dijalani secara penuh.

Salam

 

Bagaimana Ramalan Harian, Ramalan Zodiak Harian, Ramalan Mingguan, Zodiak Mingguan, Ramalan Zodiak Mingguan Anda?

Cek Harga HANDPHONE, MOTOR dan Harga Lainnya di www.harganya.com!

Facebook

Twitter