Pengamat: Ruhut Sitompul Harus Diganti




DAPATKAN BUKU GRATIS DARI BUKUKITA.COM, CARANYA KLIK DISINI!!!

Sikap anggota Fraksi Partai Demokrat Ruhut Sitompul di Tim Pansus Century kerap mengundang kontroversi. Partai besutan SBY itu, diimbau mengganti Ruhut dengan anggota yang lebih kapabel.

“Saya kira keberadaan Ruhut di Pansus harus dievaluasi diganti dengan anggota fraksi Demokrat yang kapabel memiliki integritas moral dan lebih layak sebagai anggota pansus,” kata pengamat politik dari Universitas Paramadina, Ikhsan Tualeka, kepada okezone, Jumat (15/1/2010).

Sikap perilaku dan komunikasi politik yang ditunjukan Ruhut selama ini, kata Ikhsan selain terkesan menggembosi kerja pansus, juga dapat berimplikasi negatif bagi pencitraan Partai Demokrat sebagai partai pemenang pemilu.

Publik menurutnya akan menilai Demokrat kehabisan kader yang mumpuni sehingga politisi macam Ruhut masih tetap dipertahankan sebagai representasi partai di Pansus Century.

Ruhut dalam berbagai kesempatan kerap menyampaikan pendapat yang selain tidak subtansif juga sering melenceng dari apa yang mesti digali dari saksi yang dihadirkan dalam rapat penting itu.

“Publik bisa melihat bagaimana dalam rapat Pansus hari ini dalam bertanya Ruhut seperti sengaja memancing emosi JK dan bahkan bailik menuding JK jangan emosi padahal yang emosi terlihat justru Ruhut,” katanya.

Selain itu, Ruhut juga memangil JK dengan panggilan daeng yang kalau diperhatikan terkesan melecehkan. Padahal saat itu apa yang disampaikan Ruhut itu juga tidak begitu penting.

“Saya kira jika Ruhut tidak diganti, patut diduga bahwa pola komunikasi dan sikap Ruhut di pansus selama ini sebenarnya adalah bagian dari skenario atau agenda seting untuk sengaja menghambat dan mengganggu proses –proses yang berlangsung dalam rapat pansus,” terangnya.

Ruhut Sitompul sebelumnya mengeluarkan makian kasar kepada anggota Pansus lain dari FPDIP Gayus Lumbuun. Saat itu Ruhut mengatai Gayus dengan ucapan. “Bangsat Kau.”

Ulah kontroversi Ruhut kembali diulang saat JK dimintai keterangan pansus kemarin. Ruhut menyebut JK dengan sebutan daeng. Sikap itu memancing emosi anggota pansus dari PKS, Andi Rahmat yang berasal dari Sulawesi Selatan. Andi menganggap Ruhut telah melecehkan identitas budaya JK.

Reaksi keras juga ditunjukkan anggota dari Partai Hanura Akbar Faishal. Dia mengingatkan Ruhut karena ucapannya itu bisa menyinggung etnik tertentu. Dalam kesempatan itu, Ruhut juga sempat meminta maaf kepada JK. (okezone)

Bagaimana Ramalan Harian, Ramalan Zodiak Harian, Ramalan Mingguan, Zodiak Mingguan, Ramalan Zodiak Mingguan Anda?

Cek Harga HANDPHONE, MOTOR dan Harga Lainnya di www.harganya.com!