Dengar musik dengan XMMS di Linux







Harga Handphone, Harga Blackberry, Harga Laptop, Harga Mobil, Harga Motor

DAPATKAN BUKU GRATIS DARI BUKUKITA.COM, CARANYA KLIK DISINI!!!

Walau minimalist, Slackware ternyata menyediakan XMMS sehingga kita bisa mendengar musik sambil bekerja. Hanya saja ada sedikit tips agar musik anda tidak mengganggu program lain.

PASANG & PAKAI
Di Slackware, XMMS ada di paket XAP, dan mestinya sudah terpasang saat instalasi. Kalau belum gunakan pkgtool. Sementara itu desktop XFce sudah menyediakan peluncur xmms, tinggal klik.

Kalau sudah jalan, mestinya anda sudah tahu cara memakainya. XMMS bisa memainkan beberapa format musik seperti MP3, OrgVobis maupun Audio-CD. Tinggal masukkan ke PlayList lalu klik tombol Play.

GANTI KULIT
Biar tampilannya keren, XMMS-nya diberi kulit baru (skin). Caranya:

  1. Download skin dari situs xmms Ada ratusan skin disitu.
  2. Taruh skin tersebut di direktori ~/.xmms/Skin. Langsung saja dalam bentuk *.zip, *.tar.gz maupun *.tar.bz2, tidak perlu di ekstrak.
  3. Dari xmms tekan Alt-S (browse Skins). Nah, tinggal pilih.

KONFIGURASI OUTPUT
Penampilan sudah, sekarang soal suara. Coba jalankan xmms, lalu klik ikon kecil di kiri atas, lalu pilih menu Options-Preferences. Pada kotak dialog, tab Audio I/O plugins, ada bagian output plugins. Di situ ada beberapa pilihan. Dari coba-coba, ternyata plugins ini mempengaruhi kualitas suara.

  • OSS Driver: suara langsung dikirim ke hardware, karenanya beban CPU rendah (0-1%), dan suara jelas tapi tajam.
  • eSound: dengan plugin ini, suara akan dikirim dulu ke suatu daemon bernama esd, baru di kirim ke hardware. Jadi ada beban CPU (1-2%), dan ternyata suaranya jadi rada kemresek.
  • aRts driver: Mula-mula saya kaget karena tidak jalan, padahal tadinya jalan. Saya ingat-ingat lagi, waktu jalan dulu saya pakai KDE, bukan XFCE. Arts ini memang bawaannya KDE, dan ternyata dia perlu daemon tersendiri. Kalau di KDE, daemonnya akan otomatis dijakankan, kalau di XFCE terpaksa manual. Jadi saya buka terminal lalu panggil:
    tux@jawa:$ /opt/kde/bin/artsd

    Nah, sekarang suaranya bisa keluar, dan ternyata lebih bening dibanding OSS ! Wow, hebat KDE. Cuma sayangnya artsd makan CPU sampai 4-5%.

Data soal beban CPU itu saya ukur dengan program top, hasilnya pasti obyektif. Sementara itu, soal kualitas suara … cuma pakai telinga saja. Jadi bisa didebat. Sudah begitu, speaker saya cuma di Laptop.

Jadi kalau pengen beban CPU ringan, dan kuping anda tidak audiophile banget, atau anda punya speaker Altec Langsing, pakai saja driver OSS. Anda mungkin perlu eSound atau arts kalau beberapa aplikasi ingin mengakses sound secara bersamaan (misal jalan 2 XMMS atau XMMS + MPlayer atau XMMS + games).

Bagaimana Ramalan Harian, Ramalan Zodiak Harian, Ramalan Mingguan, Zodiak Mingguan, Ramalan Zodiak Mingguan Anda?

Cek Harga HANDPHONE, MOTOR dan Harga Lainnya di www.harganya.com!

Facebook

Twitter